Perumusan strategi pengembangan agrowisata pepaya (carica papaya l) di desa palur, kecamatan mojolaban kabupaten sukoharjo . Pelajari strategi pengembangan agrowisata pepaya di Desa Palur, Sukoharjo. Analisis SWOT & QSPM mengungkap strategi agresif, fokus penetrasi pasar via media digital.
Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi untuk mengembangkan Tanaman hortikultura karena beriklim tropis yang baik dan secara tradisional mudah dibudidayakan oleh petani. Buah pepaya yang paling digemari oleh konsumen adalah jenis pepaya California dan pepaya jenis Californis mempunyai permintaan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk : 1) mengetahui dan menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pada budidaya pepaya, 2) mengetahui pilihan strategi yang tepat di Agrowisata Pepaya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Tempat penelitian dilaksanakan di Agrowisita Pepaya, Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuisioner dan wawancara. Pada penelitian strategi pengembangan agrowisata pepaya analisis yang digunakan yaitu menggunakan Matriks IFE, EFE, Analisis SWOT dan QSPM. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa analisis IFE meliputi 1) faktor kekuatan yaitu pembudidayaan mudah san resiko kecil, bahan baku mudah didapat, memiliki kualitas buah yang baik, lahan luas, permodalan cukup memadai, 2) faktor kelemahan yaitu kemampuan manajemen masih terbatas, pemasaran hanya masih sekitar daerah, keterbatasan tekonolgi, SDM terbatas, pengelolaan keuangan masih sederhana. Sedangkan analisis EFE melipiti 1) faktor peluang yaitu segmen pasar luas, diversifikasi produk. Program pendampingan dari pemerintah, dapat dibudidayakan di semua daerah, kon disi lingkungan yang mendukung, 2) ancaman yaitu persaingan petani pepaya dalam satu daerah, perkembangan hama dan penyakit, perubahan cauca yang tidak menentu, persaingan harga, pengembangan varietas yang lebih unggul. Agrowisata pepaya di posisi kuadran 1. Pada posisi tersebut Agrowisata Pepaya mengadopsi Strategi Agresif yang meliputi pengembangan pasar, penetrasi pasar dan pengembangan produk. Alternatif strategi berdasarkan QSPM yang dipilih yaitu penetrasi pasar dengan skor 6,94. Pada pilihan strategi ini yang dapat dilakukan dalam pengembangan agrowisata pepaya dapat melalui teknologi penggunaan media internet untuk proses pemasaran juga perlu dioptimalkan dengan membuat promosi atau iklan- iklan pada sosial media.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - PERUMUSAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA PEPAYA (Carica papaya L) DI DESA PALUR, KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO from Jurnal AGRIBIS .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria