Strategi Guru dalam Mengajar Anak Dengan Disleksia di Sekolah Inklusif
Home Research Details
Sri Nurhayati Selian, Sriana Septiawati, Lisdayani Lisdayani

Strategi Guru dalam Mengajar Anak Dengan Disleksia di Sekolah Inklusif

0.0 (0 ratings)

Introduction

Strategi guru dalam mengajar anak dengan disleksia di sekolah inklusif. Eksplorasi strategi guru mengajar anak disleksia di sekolah inklusif. Temukan pendekatan multisensori, kolaboratif, dan penguatan positif yang efektif. Atasi tantangan dengan pelatihan dan dukungan.

0
24 views

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam mengajar anak dengan disleksia di sekolah inklusif serta dampaknya terhadap pembelajaran dan perkembangan siswa. Metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi, dimana penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif guru (5 guru) dalam mengajar anak disleksia, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti pendekatan multisensori, pembelajaran kolaboratif, serta penguatan positif dan motivasi. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan mengeja anak disleksia, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka. Namun, guru juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan pengetahuan tentang disleksia, kurangnya sumber daya, dan beban kerja yang tinggi. Untuk mengatasi tantangan ini, guru membutuhkan dukungan berupa pelatihan profesional, akses ke alat bantu, dan kebijakan yang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengajaran yang inklusif dan mendukung sangat penting untuk keberhasilan anak disleksia. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan semua siswa.


Review

Penelitian berjudul "Strategi Guru dalam Mengajar Anak Dengan Disleksia di Sekolah Inklusif" ini membahas topik yang sangat relevan dan krusial dalam bidang pendidikan inklusif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain fenomenologi, studi ini secara mendalam mengeksplorasi pengalaman subjektif lima guru dalam mengajar anak dengan disleksia. Metodologi yang komprehensif, meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, memungkinkan pengumpulan data yang kaya dan nuansatif mengenai strategi pengajaran yang diterapkan serta dampaknya terhadap siswa. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting tentang efektivitas berbagai strategi, seperti pendekatan multisensori, pembelajaran kolaboratif, serta penguatan positif dan motivasi, dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, mengeja, dan bahkan perkembangan sosial-emosional anak disleksia. Namun, studi ini juga secara jujur menyoroti tantangan nyata yang dihadapi guru, termasuk keterbatasan pengetahuan, kurangnya sumber daya, dan beban kerja yang tinggi. Identifikasi kebutuhan akan pelatihan profesional, akses ke alat bantu, dan kebijakan yang mendukung ini sangat berharga, karena memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan sistematis dalam pendidikan inklusif. Meskipun penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia, beberapa aspek dapat dieksplorasi lebih lanjut di masa depan. Keterbatasan pada jumlah sampel (lima guru) mungkin membatasi generalisasi temuan. Penelitian mendatang dapat mempertimbangkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai wilayah atau jenis sekolah untuk memvalidasi dan memperluas temuan ini. Selain itu, meskipun pendekatan kualitatif sangat kuat, integrasi beberapa data kuantitatif untuk mengukur dampak spesifik dari strategi tertentu dapat lebih memperkuat bukti efektivitas. Secara keseluruhan, studi ini adalah langkah maju yang penting dalam memahami dan mendukung keberhasilan anak disleksia di lingkungan sekolah inklusif.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Strategi Guru dalam Mengajar Anak Dengan Disleksia di Sekolah Inklusif from Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.