Peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran melalui penggunaan artificial intellgence . Inovasi pendidikan dengan Artificial Intelligence tingkatkan motivasi belajar siswa. AI personalisasi pembelajaran, umpan balik cepat, kembangkan keterampilan. Jaga keseimbangan AI & peran guru.
Peningkatan kualitas pendidikan menjadi perhatian saat ini. Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari inovasi pendidikan. Tujuan inovasi pendidikan adalah mengubah proses pembelajaran, mengubah situasi pembelajaran terkait kurikulum, meningkatkan fasilitas pengajaran, dan meningkatkan kualitas profesional guru. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru sebagai pelopor pendidikan harus mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai perencana dan evaluator pelaksanaan, sekaligus berperan sebagai teladan, motivator, dan pembimbing bagi peserta didik sesuai dengan tiga prinsip pendidikan. Penerapan yang tepat adalah teknologi (kecerdasan buatan) karena setiap tahunnya mengalami perkembangan yang sangat besar. Fitur, fungsi, dan tampilan barunya semakin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan (Luger dan Stubblefield, 1993). Kecerdasan buatan mulai berperan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dan universitas (Mulianingsih et al., 2020). kecerdasan buatan menjadi bagian primer dalam tumbuh kembang teknologi pendidikan. Hal ini tentu memberikan implikasi secara eksplisit terhadap kehidupan kerja manusia di masa depan. Penggunaan Artificial Intelleegence dalam pembelajaran telah membuka berbagai peluang baru dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Dari umpan balik cepat, pemahaman yang tepat, pengenalan materi, hingga kreatifitas, AI telah membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dan inovasi mereka dengan cara yang lebih personal dan efektif. Namun, penting untuk menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi Artificial Intellegence dan peran guru dalam pendidikan. Kombinasi yang baik antara teknologi AI yang canggih dan interaksi manusia yang berarti akan menciptakan pengalaman pembelajaran yang optimal
Karya ini membahas topik yang sangat relevan dan mendesak mengenai peningkatan kualitas pendidikan melalui inovasi, secara khusus menyoroti peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam pembelajaran. Abstrak dengan jelas menguraikan pentingnya inovasi pendidikan, peran sentral guru, dan potensi transformatif AI yang terus berkembang pesat. Penulis berhasil menempatkan penggunaan AI dalam konteks yang lebih luas, yaitu sebagai bagian integral dari pengembangan teknologi pendidikan dan implikasinya terhadap masa depan dunia kerja. Pengakuan akan manfaat AI seperti umpan balik cepat, pemahaman materi, dan pengembangan kreativitas siswa menunjukkan pemahaman yang baik mengenai potensi teknologi ini dalam lingkungan belajar. Meskipun demikian, terdapat beberapa area di mana abstrak dapat diperjelas dan diperkuat. Judul artikel secara spesifik menekankan "Peningkatan Motivasi Belajar Siswa," namun abstrak tidak secara eksplisit menguraikan bagaimana fitur-fitur AI yang disebutkan (umpan balik, pemahaman, pengenalan materi) secara langsung berkontribusi pada peningkatan *motivasi* siswa. Abstrak lebih banyak berfokus pada efektivitas dan efisiensi pembelajaran secara umum serta pengembangan keterampilan dan inovasi, yang meskipun terkait, bukanlah fokus utama yang dijanjikan oleh judul. Selain itu, bagian abstrak terasa lebih menyerupai pendahuluan konseptual tentang potensi AI daripada ringkasan hasil atau metodologi dari sebuah penelitian yang mengkaji peningkatan motivasi. Kurangnya detail mengenai jenis aplikasi AI spesifik yang digunakan atau kerangka konseptual yang menghubungkan AI dengan motivasi belajar merupakan kelemahan signifikan. Untuk meningkatkan kekuatan naskah ini, penulis perlu lebih fokus dalam menghubungkan implementasi AI dengan peningkatan motivasi belajar siswa. Disarankan agar abstrak dan naskah utama menyediakan detail yang lebih konkret mengenai (1) jenis atau platform AI spesifik apa yang digunakan, (2) bagaimana penggunaan AI tersebut dirancang untuk secara langsung menstimulasi motivasi (misalnya, melalui gamifikasi, personalisasi adaptif, tantangan interaktif), dan (3) metodologi apa yang digunakan untuk mengukur peningkatan motivasi tersebut, jika ini merupakan studi empiris. Jika ini adalah makalah konseptual, maka diperlukan pengembangan argumen yang lebih rinci tentang mekanisme psikologis di mana AI dapat memengaruhi motivasi. Penekanan pada menjaga keseimbangan antara AI dan peran guru, seperti yang disebutkan di akhir abstrak, juga perlu diperdalam dengan contoh konkret tentang bagaimana kolaborasi ini dapat menciptakan pengalaman belajar yang optimal.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Peningkatan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Melalui Penggunaan Artificial Intellgence from Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria