Wayang kulit sebagai media pendidikan moral untuk generasi muda . Penelitian ini mengkaji peran Wayang Kulit sebagai media pendidikan moral efektif bagi generasi muda. Temukan bagaimana nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan disampaikan secara kontekstual.
Wayang kulit merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapijuga sebagai media pendidikan moral yang sarat makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasiperan wayang kulit dalam menyampaikan nilai-nilai moral kepada generasi muda serta memahami persepsigenerasi muda terhadap pertunjukan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studikasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalampenelitian ini adalah Ki Sukron Suwondo, seorang dalang senior yang dikenal karena konsistensinya dalammenyisipkan nilai-nilai etika dan spiritual dalam setiap pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwatokoh-tokoh pewayangan seperti Semar, Bima, dan Kresna dimanfaatkan untuk merepresentasikan nilaikejujuran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan. Persepsi generasi muda terhadap wayang kulit cenderungpositif, terutama ketika pesan moral disampaikan secara simbolik dan disesuaikan dengan konteks kekinianmelalui humor dan pendekatan komunikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wayang kulit memilikipotensi besar sebagai media pendidikan karakter yang kontekstual dan efektif dalam membentuk kesadaranmoral generasi muda.
The paper, "Wayang Kulit sebagai Media Pendidikan Moral untuk Generasi Muda," offers a timely and insightful exploration into the enduring relevance of wayang kulit as a medium for moral education. The research adeptly addresses its objective of examining how this traditional Indonesian art form conveys moral values to the younger generation and assesses their perceptions of such performances. The study effectively concludes that wayang kulit possesses significant potential as a contextual and impactful tool for character development, capable of fostering moral awareness among youth. This contribution is particularly valuable in the current landscape where traditional cultural forms often struggle to connect with younger audiences. Methodologically, the study employs a robust qualitative approach, utilizing a case study design that provides deep insights. The selection of Ki Sukron Suwondo, a senior *dalang* renowned for integrating ethical and spiritual values, as the key informant is a notable strength, lending credibility and profound understanding to the data. The triangulation of data collection methods—in-depth interviews, observation, and documentation—further enhances the richness and validity of the findings. The research effectively highlights how iconic wayang characters such as Semar, Bima, and Kresna are skillfully leveraged to represent universal values like honesty, responsibility, and wisdom, making abstract concepts relatable and engaging for young audiences. The findings underscore a crucial element for the continued relevance of wayang kulit: the adaptive delivery of moral messages. The positive perception among the younger generation is shown to be contingent on messages being conveyed symbolically, adapted to contemporary contexts, and infused with humor and communicative approaches. This insight provides valuable guidance for cultural practitioners aiming to revitalize traditional arts for modern audiences. While the single-case study approach offers depth, future research could consider broadening the scope to include diverse *dalang* styles or a wider demographic of youth to explore generalizability and comparative perceptions across different regions or socio-economic backgrounds. Nonetheless, this study provides a strong foundation for recognizing and harnessing wayang kulit's profound educational capabilities.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Wayang Kulit sebagai Media Pendidikan Moral untuk Generasi Muda from Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria