PENYULUHAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) DI DESA KARMEO, KEC.BATIN XXIV, KAB.BATANGHARI
Home Research Details
Yeyen Gustina Irawan, RINA OKTARIA, FRANSISKA BR SITEPU

PENYULUHAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) DI DESA KARMEO, KEC.BATIN XXIV, KAB.BATANGHARI

0.0 (0 ratings)

Introduction

Penyuluhan fasilitas kesehatan tingkat pertama (fktp) di desa karmeo, kec.batin xxiv, kab.batanghari. Penyuluhan di Desa Karmeo tingkatkan pemahaman masyarakat tentang Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dorong pemanfaatan layanan kesehatan primer yang efektif.

0
44 views

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada rendahnya pemahaman masyarakat tentang fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan pentingnya fungsi mereka dalam sistem pelayanan kesehatan. Kurangnya informasi yang tepat membuat masyarakat tidak optimal dalam memanfaatkan layanan di FKTP, sehingga dapat menyebabkan keterlambatan dalam penanganan penyakit dan penumpukan pasien di fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai peran dan fungsi FKTP. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman masyarakat tentang FKTP. Program ini memastikan bahwa peserta dapat memahami secara mendalam fungsi-fungsi utama fasilitas tersebut. Meningkatnya pemahaman diharapkan membuat masyarakat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan layanan kesehatan, menciptakan sistem pelayanan yang lebih efisien dan efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan partisipatif dan interaktif. Materi disampaikan melalui ceramah yang ditujukan untuk masyarakat umum dengan media visual yang menarik, seperti infografis dan video edukasi. Diskusi dan tanya jawab juga menjadi bagian penting, memberi kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman untuk memperdalam pemahaman tentang FKTP. Pendekatan ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang baik dan memastikan informasi disampaikan dengan efektif. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang FKTP. Evaluasi dengan kuesioner menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor pemahaman setelah penyuluhan. Umpan balik peserta menunjukkan antusiasme dan kesadaran akan pentingnya FKTP. Banyak peserta yang sebelumnya kurang paham mengenai peran puskesmas kini lebih mengerti layanan yang tersedia dan pentingnya FKTP dalam pencegahan penyakit. Selain pemahaman, kegiatan ini juga berpotensi mengubah perilaku pemanfaatan layanan kesehatan. Peserta lebih sadar untuk memeriksa diri ke FKTP terlebih dahulu sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Ini diharapkan dapat mengurangi beban fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Keberhasilan kegiatan ini bergantung pada partisipasi masyarakat dan kolaborasi antara tim pengabdi dengan tokoh masyarakat. Namun, ada keterbatasan dalam jangkauan peserta dan durasi yang perlu diperhatikan. Untuk Dampak yang lebih luas, diperlukan program yang terstruktur dan berkelanjutan. Implikasi dari hasil ini adalah perlunya usaha terus menerus untuk meningkatkan literasi kesehatan, terutama terkait FKTP. Program penyuluhan yang efektif dapat membantu memberdayakan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan menggunakan layanan kesehatan dengan tepat. Kata kunci: Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Pemahaman Masyarakat, Penyuluhan Kesehatan.


Review

This community engagement report effectively addresses a critical issue: the low public understanding and suboptimal utilization of Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) or primary healthcare facilities in Desa Karmeo. The identified problem, where a lack of awareness leads to delayed treatment and overburdened higher-tier facilities, clearly establishes the urgent need for health literacy interventions. The methodology employed, characterized by a participatory and interactive approach, including lectures, engaging visual aids like infographics and educational videos, and robust discussion/Q&A sessions, is well-suited to the objective of improving community comprehension. This approach fosters an effective learning environment, maximizing the potential for information absorption and attitudinal shift. The findings demonstrate a commendable success in achieving the program's immediate goals. A significant increase in participants' understanding of FKTP, evidenced by improved questionnaire scores and positive feedback, underscores the effectiveness of the "penyuluhan" (health education) activities. The report highlights not only enhanced comprehension of Puskesmas (community health center) roles and services but also a promising potential for behavioral change, where individuals are more inclined to utilize FKTP as their first point of contact. This shift is crucial for creating a more efficient healthcare system, reducing the burden on advanced facilities, and empowering the community to make more informed health decisions, thereby contributing to better public health outcomes. While the intervention successfully increased health literacy, the authors rightly acknowledge limitations concerning the reach of participants and the duration of the activity. These observations are critical for informing future endeavors. For broader and more sustainable impact, the report correctly suggests the necessity of structured and continuous programs that extend beyond a single event. The implications of this work are clear: consistent efforts to enhance health literacy, particularly regarding the vital role of FKTP, are essential for empowering communities and ensuring appropriate utilization of healthcare services. This report provides a valuable case study, offering a strong foundation for developing and implementing similar effective health education programs in other underserved communities.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - PENYULUHAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) DI DESA KARMEO, KEC.BATIN XXIV, KAB.BATANGHARI from Jurnal Pengabdian Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.