Peningkatan Pengetahuan dan Skrining Diabetes Melitus Pada Pemuda GMIMI Elim dan Nimahesaan Pinaras Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus
Home Research Details
Olvie Syenni Datu, Meilani Jayanti, Jullianri Sari Lebang, Fransisco Pakka Sumalong

Peningkatan Pengetahuan dan Skrining Diabetes Melitus Pada Pemuda GMIMI Elim dan Nimahesaan Pinaras Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus

0.0 (0 ratings)

Introduction

Peningkatan pengetahuan dan skrining diabetes melitus pada pemuda gmimi elim dan nimahesaan pinaras sebagai upaya pencegahan diabetes melitus. Pencegahan Diabetes Melitus pada pemuda melalui edukasi & skrining. Studi di GMIMI Elim & Nimahesaan Pinaras menunjukkan peningkatan pengetahuan & komitmen pola hidup sehat.

0
1 views

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang di tandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Data menunjukkan prevalensi DM yang terus meningkat dimana penyakit ini tidak hanya terjadi pada lansia namun termasuk yang berusia muda. Kurangnya pengetahuan tentang DM dan perubahan gaya hidup serba instan berkontribusi terhadap tingginya penyakit ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk skrining DM pada usia muda dan memberikan edukasi tentang DM, resiko, komplikasi dan penangananya. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu. Mitra yang terlibat pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemuda Gmim Elim dan Nimahesaan Pinaras. Hasil kegiatan pengabdian menujukkan mitra telah terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang DM dan beberapa peserta berkomitmen untuk memulai pola hidup sehat. Hasil skrining kadar glukosa darah menunjukkan 100% mitra peserta memiliki kadar glukosa darah  sewaktu ≤ 200 mg/dL yang menunjukkan masih termasuk dalam rentang normal. Skrining DM penting untuk dilakukan sehingga mitra telah mengetahui status kesehatan mereka dan dapat melakukan tindakan pencegahan agar tidak menderita DM.


Review

The study, "Peningkatan Pengetahuan dan Skrining Diabetes Melitus Pada Pemuda GMIMI Elim dan Nimahesaan Pinaras Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus," addresses a critically important public health concern: the rising prevalence of Diabetes Mellitus (DM) among younger populations. The authors accurately identify a lack of knowledge and modern lifestyles as key contributors to this trend, positioning their community-based educational and screening initiative as a timely and relevant intervention. By focusing on youth, the program demonstrates a proactive approach to prevention, aiming to empower individuals with essential information about DM, its risks, complications, and management. The reported outcomes, including enhanced knowledge among participants and a commitment to healthier lifestyles, highlight the immediate positive impact of such community engagement. However, the abstract presents several methodological aspects that could benefit from further elaboration to strengthen the study's scientific rigor. While the screening involved measuring random blood glucose, the broad statement that 100% of participants had levels ≤ 200 mg/dL, while technically within the normal range for a random test, offers limited insight into potential pre-diabetic states or individuals at elevated risk. The abstract does not specify the sample size, which is crucial for evaluating the representativeness and generalizability of the findings. Furthermore, details regarding the specific methods used to assess the reported increase in knowledge (e.g., pre/post-test scores, type of questionnaire) and the duration or specific content of the "sosialisasi" (socialization) sessions are absent, making it difficult to fully appraise the intervention's effectiveness. To enhance the impact and reporting of future initiatives, several recommendations could be considered. Future screening efforts could benefit from incorporating more precise metabolic assessments, such as fasting blood glucose, HbA1c, or at least a more granular categorization of random blood glucose values. Quantifying the improvement in knowledge through validated instruments and statistical analysis would significantly strengthen the evidence base for the educational component. Moreover, clearly stating the sample size and providing a detailed description of the intervention's content and duration would improve the study's replicability and transparency. Despite these suggestions, this community engagement project represents a valuable and commendable effort in promoting DM prevention among youth and underscores the ongoing need for sustained health education and early detection programs.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Peningkatan Pengetahuan dan Skrining Diabetes Melitus Pada Pemuda GMIMI Elim dan Nimahesaan Pinaras Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus from The Studies of Social Sciences .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.