PENINGKATAN PEMAHAMAN NELAYAN DESA LABUHAN KURIS TERHADAP PERATURAN TANGKAP LESTARI KAKAP DAN KERAPU DI PERAIRAN TELUK SALEH
Home Research Details
Rika Yulita, Samsul Bahri, Neri Kautsari

PENINGKATAN PEMAHAMAN NELAYAN DESA LABUHAN KURIS TERHADAP PERATURAN TANGKAP LESTARI KAKAP DAN KERAPU DI PERAIRAN TELUK SALEH

0.0 (0 ratings)

Introduction

Peningkatan pemahaman nelayan desa labuhan kuris terhadap peraturan tangkap lestari kakap dan kerapu di perairan teluk saleh. Tingkatkan pemahaman nelayan Labuhan Kuris tentang peraturan tangkap lestari kakap & kerapu di Teluk Saleh. Sosialisasi efektif jaga ekosistem laut & perikanan berkelanjutan.

0
44 views

Abstract

Desa Labuhan Kuris merupakan wilayah pesisir di Kabupaten Sumbawa dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun, tingkat pemahaman nelayan tentang peraturan tangkapan lestari khususnya untuk ikan kakap dan kerapu masih rendah. Hal ini berkontribusi pada kerusakan ekosistem laut dan menurunnya populasi ikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkat pemahaman nelayan terkait peraturan tangkapan lestari, dampak praktik penangkapan yang tidak ramah ingkungan, serta pentingnya zonasi konservasi untuk menjaga ekosistem laut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi melalui wawancara, observasi serta ­pre-test, dan  pos-test. Kegiatan ini dilakukan di Desa Labuhan kuris dari Juni hingga November 2024. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi, pemahaman nelayan tentang peraturan tangkapan lestari masih rendah, dengan hanya 26% nelayan yang memahami dampak penangkapan ikan secara berlebihan. Setelah kegiatan sosialisasi, tingkat pemahaman nelayan meningkatkan signifikan, dengan 100% responden memahami penggunaan alat tangkap yang sesuai regulasi dan lebih dari 80% mengetahui ukuran tangkapan yang diperbolehkan menurut peraturan. Selain itu, nelayan juga lebih memahami pentingnya pengelolaan sumber daya perikana secara berkelanjutan demi kelangsungan usaha tangkap mereka. Program ini membuktikan bahwa sosialisasi berbasis kebutuhan nelayan efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang praktik perikanan yang berkelanjutan. Keberlanjutan program ini memerlukan monitoring, evaluasi, dan kolaborasi dengan pihak terkait untuk memastikan penerapan praktik tangkapan di masa mendatang.


Review

This paper details a vital community engagement initiative aimed at enhancing the understanding of sustainable fishing regulations among fishermen in Labuhan Kuris Village, Sumbawa. The research identifies a critical issue where low awareness of sustainable practices, particularly concerning snapper and grouper, contributes significantly to marine ecosystem degradation and declining fish populations in the Teluk Saleh waters. The core objective of this program was therefore to elevate fishermen's knowledge regarding sustainable catch regulations, the detrimental effects of environmentally unfriendly fishing methods, and the crucial role of conservation zoning in maintaining a healthy marine environment. The methodology employed a community service approach, utilizing socialization activities complemented by interviews, observation, and a robust pre-test and post-test design to assess knowledge improvement. Conducted in Labuhan Kuris from June to November 2024, the findings reveal a marked transformation in understanding. Prior to the intervention, only 26% of fishermen grasped the implications of overfishing. Following the socialization program, there was a significant increase, with 100% of respondents demonstrating an understanding of appropriate fishing gear regulations and over 80% becoming aware of permissible catch sizes. Moreover, the program successfully instilled a deeper appreciation for the importance of sustainable fisheries resource management for the longevity of their livelihoods. This program effectively demonstrates that targeted, need-based socialization is a highly effective strategy for boosting local communities' knowledge of sustainable fishing practices. The findings offer a compelling case for implementing similar educational interventions in other coastal regions facing analogous challenges. A key strength lies in its direct impact on a local community and its potential to foster more responsible resource utilization. To ensure the enduring success and practical application of these improved understandings, the authors rightly emphasize the necessity of ongoing monitoring, comprehensive evaluation, and sustained collaboration with relevant stakeholders. This sustained effort will be crucial for translating increased knowledge into consistent, long-term sustainable fishing practices.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - PENINGKATAN PEMAHAMAN NELAYAN DESA LABUHAN KURIS TERHADAP PERATURAN TANGKAP LESTARI KAKAP DAN KERAPU DI PERAIRAN TELUK SALEH from Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.