Penerapan Pembuatan Teknologi Pupuk Organik Cair
Home Research Details
Sri Hardianti Rosadi, Nurcaya, Uswah Trywulan Syah, Muhammad Adhan, Fitry Purnamasari, Aqsha Anggraini, Muh. Yusuf, Andi Darnilawati Dahir, Muh. Ihwan Yasin, A. Farmy Zul Fariduddin Attar

Penerapan Pembuatan Teknologi Pupuk Organik Cair

0.0 (0 ratings)

Introduction

Penerapan pembuatan teknologi pupuk organik cair. Atasi kelangkaan pupuk di Wajo dengan teknologi pupuk organik cair dari limbah pertanian & rumah tangga. Edukasi petani Desa Inrello untuk pertanian berkelanjutan.

0
39 views

Abstract

Kelangkaan pupuk menjadi polemic yang ada di masyarakat Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, disisi lain sumber daya alam tersedia melimpah yang dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai subsisdi tambahan/pupuk organic untuk usahatani masyarakat seperti tanaman padi. Salah satu tanaman yang memiliki kandungan nitrogen tinggi adalah tanaman Gamal yang banyak ditemui dilokasi pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat mengolah limbah menjadi pupuk cair. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi dan penyuluhan. Dimana kegiatan ini dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan penyuluhan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan adalah petani mampu mengolah limbah pertanian dan limbah rumah tangga menjadi pupuk organic cair.


Review

The article, "Penerapan Pembuatan Teknologi Pupuk Organik Cair," addresses a pertinent issue of fertilizer scarcity impacting rice farming communities, specifically in Desa Inrello. It effectively highlights the potential of local natural resources, such as the nitrogen-rich Gamal plant, and various waste streams to be transformed into valuable liquid organic fertilizer. The paper's core objective of educating the community to process waste into fertilizer is highly relevant and contributes to sustainable agricultural practices, offering a practical solution to a significant agricultural challenge faced by rural societies. The methodology employed, centered on "sosialisasi dan penyuluhan" (socialization and extension), is appropriate for a community engagement initiative aimed at transferring practical knowledge and skills. The structured approach, involving preparation, implementation of extension activities, and evaluation, ensures a systematic delivery of the program. This educational framework is crucial for empowering local farmers to adopt new technologies and practices, fostering self-reliance in producing essential agricultural inputs from readily available agricultural and household waste materials. The reported outcome—that farmers are now capable of processing agricultural and household waste into liquid organic fertilizer—demonstrates a successful implementation of the program and a tangible positive impact. This achievement signifies a significant step towards enhancing local food security, reducing dependence on external and often costly chemical fertilizers, and promoting environmentally friendly farming. The paper showcases a commendable effort in practical community development through the dissemination of appropriate technology, offering a model for similar initiatives in other resource-constrained agricultural regions.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Penerapan Pembuatan Teknologi Pupuk Organik Cair from Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.