Pelatihan Kreativitas dan Ketrampilan Anak dalam Membuat Pot Tanaman Menggunakan Sampah Bekas di RA Al-Amanah
Home Research Details
Achmad Rizki Riyandi, Arik Safira, Gilang Ardiansyah, Rachel Adhelia Br Turnip, Yesha Pricilla Marsanda

Pelatihan Kreativitas dan Ketrampilan Anak dalam Membuat Pot Tanaman Menggunakan Sampah Bekas di RA Al-Amanah

0.0 (0 ratings)

Introduction

Pelatihan kreativitas dan ketrampilan anak dalam membuat pot tanaman menggunakan sampah bekas di ra al-amanah. Pelatihan di RA Al-Amanah tingkatkan kreativitas & keterampilan anak mengolah sampah botol plastik jadi pot tanaman estetik. Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

0
2 views

Abstract

Peningkatan penggunaan botol plastik sekali pakai pada produk seperti air mineral, kopi, soda, dan lainnya telah menyebabkan peningkatan jumlah sampah plastik. Dalam menghadapi tantangan ini, negara-negara maju menerapkan pendekatan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk mengurangi dampak negatifnya. Salah satu metode yang diterapkan adalah pengolahan kembali botol plastik, mengubahnya menjadi biji plastik. Metode ini juga digunakan dalam pelatihan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan menanamkan kesadaran lingkungan pada anak-anak TK di Tangerang Selatan. Pelatihan ini, dilaksanakan di RA Al-Amanah, bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dalam mengolah sampah botol plastik menjadi pot tanaman yang memiliki nilai estetika. Subjek pelatihan adalah 28 siswa, dan diharapkan pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas mereka tetapi juga memupuk rasa peduli terhadap lingkungan. Hasilnya diharapkan dapat terlihat melalui karya kerajinan tangan berupa pot tanaman yang bermanfaat dan ramah lingkungan.


Review

This manuscript addresses a highly relevant and timely topic: the burgeoning issue of plastic waste and the importance of environmental education, particularly among young children. The initiative described, focused on training kindergarten children at RA Al-Amanah in Tangerang Selatan to transform used plastic bottles into plant pots, aligns well with the 3R (Reuse, Reduce, Recycle) principles. The stated goal of enhancing children's creativity and fostering environmental awareness through a practical, hands-on approach is commendable and directly tackles a critical societal challenge at its grassroots. The proposed methodology, involving a practical workshop for 28 students, appears well-conceived for its target demographic. By engaging children directly in the process of repurposing waste into something functional and aesthetically pleasing, the program has strong potential to cultivate both creative skills and an early sense of environmental responsibility. The focus on producing "karya kerajinan tangan berupa pot tanaman yang bermanfaat dan ramah lingkungan" suggests a tangible outcome, which can be highly motivating for young learners and offers a clear measure of the immediate success of the craft aspect. While the abstract clearly outlines the program's objectives and intended outcomes, it notably describes expectations ("diharapkan pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas mereka tetapi juga memupuk rasa peduli terhadap lingkungan" and "hasilnya diharapkan dapat terlihat") rather than presenting concrete results or an evaluation framework. For a full journal submission, the absence of actual findings – how creativity was measured, the extent to which environmental awareness was cultivated, or the quality of the produced pots – is a significant gap. Future iterations or the full paper should detail the methods for assessing these outcomes and present the empirical data collected to substantiate the impact of this valuable training program.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Pelatihan Kreativitas dan Ketrampilan Anak dalam Membuat Pot Tanaman Menggunakan Sampah Bekas di RA Al-Amanah from Jurnal Padma: Pengabdian Dharma Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.