Implementasi Bermain Peran Mikro dengan Media Wayang dalam Ekstrakurikuler Assembling untuk Mengembangkan Bahasa AUD
Home Research Details
Indah Ayu Kusuma, Mila Faila Shofa

Implementasi Bermain Peran Mikro dengan Media Wayang dalam Ekstrakurikuler Assembling untuk Mengembangkan Bahasa AUD

0.0 (0 ratings)

Introduction

Implementasi bermain peran mikro dengan media wayang dalam ekstrakurikuler assembling untuk mengembangkan bahasa aud. Penelitian implementasi bermain peran mikro wayang pada ekstrakurikuler assembling PAUD. Efektif mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini, tingkatkan komunikasi lisan & bercerita.

0
3 views

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah adanya kegiatan bermain peran mikro dengan media wayang dalam ekstrakurikuler assembling yang di sediakan oleh PAUD Islam Makarima Kartasura. Kegiatan tersebut belum pernah di terapkan di PAUD sekitarnya. Kegiatan tersebut dapat mengembangkan bahasa anak, khususnya pada bahasa ekspresif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi bermain peran mikro dengan media wayang dalam kegiatan ekstrakurikuler assembling untuk mengembangkan aspek bahasa pada anak usia dini di PAUD Islam Makarima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah guru ekstrakurikuler assembling dan anak yang mengikuti kegiatan bermain wayang serta informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi maka disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran mikro dengan media wayang dalam ekstrakurikuler assembling dapat mengembangkan aspek bahasa anak, khususnya bahasa ekspresifnya. Adapun perkembangan bahasanya yaitu dapat mengulangi kalimat yang lebih sulit, menjawab pertanyaan dengan lengkap, berkomunikasi secara lisan, meneruskan cerita yang didengarkan, dan mengucapkan keinginan atau gagasan. Kegiatan ini melalui beberapa tahapan. Tahap pertama perencanaan dengan mulai menentukan jadwal terkait hari dan waktu pelaksanaan. Tahap kedua pelaksanaan, guru mengenalkan dan mencontohkan cara memainkan wayang serta alat musik pengiring dan kemudian anak menirukannya. Tahap ketiga penyelesaian, ditahap ini guru merecalling atau mengulas kembali kegiatan yang telah dilakukan. Adapun evaluasi anatar guru dan kepala sekolah setiap tiga bulan sekali serta dilakukan setiap satu semester bersama guru, kepala sekolah dan orang tua.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Implementasi Bermain Peran Mikro dengan Media Wayang dalam Ekstrakurikuler Assembling untuk Mengembangkan Bahasa AUD from Golden Age and Inclusive Education .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.