Hubungan kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar biologi kelas x sma swasta katolik budi murni 3 medan . Kaji hubungan kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas X SMA Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan. Temukan kontribusi signifikan dari aspek memotivasi diri dan kemandirian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan emosional, motivasi belajar, dan hasil belajar siswa serta hubungan kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Swasta Budi Murni 3 Medan T.P 2024/2025 dan mengetahui kontribusi kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar biologi, indikator kecerdasan emosional dan motivasi belajar manakah yang paling besar berkontribusi terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas X SMA Swasta Budi Murni 3 Medan. Penelitian ini adalah penelitian ex post facto bersifat korelasional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Budi Murni 3 Medan. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan wawancara. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, korelasi berganda dan regresi linear berganda metode stepwise. Hasil penelitian ini mengusulkan kecerdasan emosional siswa kelas X SMA Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan berdasarkan pengkategorian kecerdasan emosional yaitu tergolong sangat tinggi, motivasi belajar siswa kelas X SMA Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan berdasarkan pengkategorian motivasi belajar yaitu tergolong tinggi, hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan sebesar 57% berada pada kategori rendah, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional, dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi, besar kontribusi pengaruh yang diberikan oleh kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama sebesar 14,1% terhadap hasil belajar, aspek kecerdasan emosional yang sangat berkontribusi yaitu aspek memotivasi diri sendiri, aspek motivasi belajar yang sangat berkontribusi yaitu aspek kemandirian.
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi pada siswa kelas X di SMA Swasta Katolik Budi Murni 3 Medan. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecerdasan emosional, motivasi belajar, dan hasil belajar siswa, serta mengeksplorasi kontribusi dan indikator paling berpengaruh dari kedua variabel tersebut, studi ini membahas topik yang relevan dalam pedagogi dan psikologi pendidikan. Fokus pada konteks lokal dan waktu spesifik (T.P 2024/2025) memberikan nilai kontektual tertentu pada temuan penelitian. Metodologi yang digunakan adalah penelitian *ex post facto* bersifat korelasional, dengan populasi seluruh siswa kelas X dan pengambilan sampel menggunakan teknik *random sampling*. Instrumen penelitian melibatkan kuesioner (angket) dan wawancara, dengan analisis data menggunakan deskriptif, korelasi berganda, dan regresi linear berganda metode *stepwise*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa tergolong sangat tinggi dan motivasi belajar siswa tergolong tinggi. Namun, hasil belajar Biologi mayoritas (57%) berada pada kategori rendah. Yang paling signifikan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar Biologi, meskipun kontribusi pengaruh secara bersama-sama dilaporkan sebesar 14,1%. Aspek paling berkontribusi adalah memotivasi diri sendiri dari kecerdasan emosional dan kemandirian dari motivasi belajar. Meskipun penelitian ini memiliki tujuan yang jelas dan menerapkan metode statistik yang tepat untuk desain korelasionalnya, beberapa temuan memerlukan diskusi lebih mendalam. Kontradiksi antara tingkat kecerdasan emosional yang sangat tinggi dan motivasi belajar yang tinggi, namun dengan mayoritas hasil belajar Biologi yang rendah (57%), adalah poin krusial yang perlu dieksplorasi secara ekstensif dalam pembahasan. Lebih lanjut, pernyataan tidak adanya hubungan signifikan secara bersama-sama, namun diikuti dengan laporan kontribusi sebesar 14,1%, membutuhkan klarifikasi interpretatif yang hati-hati mengenai signifikansi statistik versus signifikansi praktis. Peran wawancara sebagai instrumen dalam desain korelasional *ex post facto* yang tampaknya sangat kuantitatif juga kurang dijelaskan, dan integrasi potensial dari wawasan kualitatif akan memperkaya analisis. Penelitian lanjutan sebaiknya mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin lebih berpengaruh terhadap hasil belajar di lingkungan ini, mengingat temuan yang tidak signifikan ini.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA SWASTA KATOLIK BUDI MURNI 3 MEDAN from Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria