Dukungan sosial guru dan orang tua pada penyandang disabilitas netra di slb bc multahada rancaekek. Pahami dukungan sosial guru & orang tua bagi disabilitas netra di SLB BC Multahada Rancaekek. Fokus pada dukungan emosional, mengatasi hambatan, & strategi peningkatan diri.
Penyandang disabilitas netra menghadapi banyak kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal belajar dan mengembangkan diri. Ketidakmampuan dalam melihat membuat mereka menghadapi kesulitan untuk mendapatkan informasi visual, yang merupakan bagian penting dari proses belajar. Akibatnya, mereka membutuhkan pendekatan khusus dan dukungan yang kuat dari orang-orang di sekitar mereka, terutama guru dan orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bagaimana dukungan sosial yang diberikan oleh guru dan orang tua pada penyandang disabilitas netra, hambatan dalam proses memberikan dukungan sosial, solusi, dan juga implikasi praktis dan teoretis pekerja sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) wawancara mendalam, (2) observasi, (3) studi dokumen. Informan kunci dari penelitian ini ada 4 yaitu guru dan orang tua penyandang disabilitas netra dan informan sekunder sejumlah 3 orang yaitu anak penyandang disabilitas netra. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dukungan sosial yang diberikan oleh guru dan orang tua pada anak penyandang disabilitas netra didominasi dengan pemberian dukungan sosial emosional berupa pemberian motivasi, perhatian, dan kata-kata positif sebagai upaya peningkatan kepercayaan diri penyandang disabilitas netra, dukungan sosial sering diberikan secara verbal. Hambatan yang dialami adalah kesulitan mengontrol emosi, dan komunikasi yang baik, solusi dari hambatan yang dirasakan adalah dengan sabar menahan emosi, mengontrol diri, dan membangun komunikasi yang santai supaya anak dapat menerima arahan, nasehat dengan baik tanpa merasakan sakit hati.
The paper "DUKUNGAN SOSIAL GURU DAN ORANG TUA PADA PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI SLB BC MULTAHADA RANCAEKEK" addresses a critically important area: the social support provided to visually impaired individuals. Recognizing the significant daily and developmental challenges faced by this population due to visual impairment, the study commendably focuses on the pivotal roles of teachers and parents. The clear objective to describe the nature of this social support, identify associated barriers, propose solutions, and consider practical and theoretical implications for social workers, positions this research as highly relevant for improving the quality of life and educational outcomes for visually impaired children. Employing a qualitative research methodology, the study gathered rich data through in-depth interviews, observation, and document analysis with a purposive sample of four key informants (teachers and parents) and three secondary informants (visually impaired children). The findings illuminate that social support predominantly takes an emotional form, characterized by motivation, attention, and positive affirmation, primarily delivered verbally, aimed at bolstering the self-confidence of the children. Crucially, the research identifies challenges such as difficulties in emotional control and communication, offering practical solutions like patience, self-control, and fostering relaxed communication to ensure guidance is received constructively without causing emotional distress. This study offers valuable insights into the dynamics of social support within a specific educational context, providing actionable intelligence for practitioners. Its qualitative depth successfully captures nuanced aspects of support provision and its associated hurdles. The identified practical solutions are particularly noteworthy, offering concrete strategies for improving interaction. While the limited sample size inherent to qualitative studies restricts generalizability, the detailed understanding gained is a significant strength. Future research could potentially explore the long-term impact of these support strategies or broaden the scope to include the perspectives of a wider range of stakeholders to further enrich the theoretical and practical implications, especially for the social work field.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - DUKUNGAN SOSIAL GURU DAN ORANG TUA PADA PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI SLB BC MULTAHADA RANCAEKEK from Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria