Sosialisasi UMKM Pengolahan Produk Inovasi Rumput Laut menjadi Rupiah “Pelatihan Pembuatan Rumput Laut menjadi Kerupuk”
Home Research Details
Andi Akbar Amin, Nurhikmah, Yudi Rafial Hadi, Ahmad Yani, Syamsu Rijal, Ruslang, Nurcaya, Uswah Trywulan Syah

Sosialisasi UMKM Pengolahan Produk Inovasi Rumput Laut menjadi Rupiah “Pelatihan Pembuatan Rumput Laut menjadi Kerupuk”

0.0 (0 ratings)

Introduction

Sosialisasi umkm pengolahan produk inovasi rumput laut menjadi rupiah “pelatihan pembuatan rumput laut menjadi kerupuk”. Ikuti pelatihan UMKM pengolahan rumput laut jadi kerupuk inovatif di Wajo, Sulawesi Selatan. Tingkatkan ekonomi desa melalui diversifikasi produk & pemasaran digital.

0
75 views

Abstract

Tujuan dari program pengabdian ini adalah mengajarkan kepada masyarakat yaitu pengolahan produk rumput laut menjadi rupiah. Dusun Masiae,Desa Paojepe,Kecamatan Keera,Kabupaten Wajo,Sulawesi Selatan adalah salah satu desa yang memiliki potensi pertanian, perikanan dan lautan. Secara geografis, berjarak kurang lebih 258 Km dari Kota Makassar,kurang lebih 60 Km dari Ibukota Kabupaten Wajo dan sekitar 1,6 Km dari Kantor Kecamatan Keera, Dengan luas wilayah Desa Paojepe ini memiliki luas ± 32,2 Km2 dengan jumlah penduduk 1.799 Jiwa. Jumlah KK yang bekerja di sektor pertanian adalah 200 KK. Jadi kami berinisiatif untuk membuat program ini bertujuan untuk kebangkitan perekonomian desa. Karena biasanya dia hanya mengeringkan lalu menjualnya saja, Kemudian Masyarakat membutuhkan suatu diversifikasi produk olahan rumput laut yang mempunyai daya tahan lama tanpa bahan pengawet tambahan serta mudah diproduksi pada skala rumah tangga. Produk tersebut diantaranya adalah kerupuk rumput laut. Target luaran yang nantinya dapat memberikan manfaat dan merupakan suatu metode untuk memproduksi kerupuk rumput laut sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk. Disamping itu dari desain proses akan diperoleh alat perajang kerupuk. Kegiatan program dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama adalah melakukan percobaan terlebih dahulu yang akan diterapkan di posko, tahap kedua mendesain peralatan produksi, tahap ketiga memberikan pelatihan dan pendampingan produksi serta pengemasan. Diharapkan mampu membantu masyarakat bertahan dalam masa pandemi ini maupun untuk periode yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini bisa dilakukan dengan mengembangkan inovasi pembuatan kerupuk rumput laut yang bervariasi, pengemasan yang baik, serta penjualan yang efektif dengan memanfaatkan digital marketing pada E- commerce maupun media sosial sebagai sarana strategi penjualan


Review

The project, titled "Sosialisasi UMKM Pengolahan Produk Inovasi Rumput Laut menjadi Rupiah ‘Pelatihan Pembuatan Rumput Laut menjadi Kerupuk’," presents a highly relevant and timely initiative aimed at community economic empowerment. The abstract effectively highlights the significant potential of seaweed resources in Dusun Masiae, Desa Paojepe, an area characterized by strong agricultural and fisheries sectors but currently limited to basic drying and selling of seaweed. This program addresses a critical need for product diversification and value addition, offering a pathway for local communities to transform raw materials into higher-value products and, consequently, improve their livelihoods, which is especially pertinent in the context of economic recovery and resilience. The proposed methodology outlines a practical and systematic approach to achieve its objectives. The core idea of transforming seaweed into "kerupuk" (crackers) is a sensible choice, given the community's demand for a long-lasting, preservative-free, and easily home-producible product. The program's stages are clearly articulated: initial experimentation at a central post, designing production equipment (including a specific "alat perajang kerupuk" or cracker slicing tool), followed by comprehensive training, production assistance, and crucial packaging guidance. This structured approach, moving from innovation to practical implementation and skill transfer, demonstrates a commitment to sustainable capacity building within the community. The anticipated outcomes of this program are promising, aiming to foster economic resilience not only during challenging times like the pandemic but also for the long term. Beyond the technical aspects of product innovation and processing, the project wisely incorporates the vital element of digital marketing. By emphasizing varied seaweed cracker innovations, good packaging, and effective sales strategies through e-commerce and social media, the program equips the community with the tools necessary for broader market access and sustained income generation. This holistic approach, combining product development with modern marketing techniques, positions the initiative as a valuable model for empowering local MSMEs and maximizing the economic potential of indigenous resources.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Sosialisasi UMKM Pengolahan Produk Inovasi Rumput Laut menjadi Rupiah “Pelatihan Pembuatan Rumput Laut menjadi Kerupuk” from Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.