Qanaah dan penyesuaian akademik pada mahasiswa lintas jurusan: peran baru dimensi spiritualitas. Jelajahi hubungan qanaah dan penyesuaian akademik pada mahasiswa magister lintas jurusan. Studi kuantitatif ini mengungkap peran penting dimensi spiritualitas dalam adaptasi studi mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh qanaah, dimensi spiritualitas yang jarang diteliti namun sangat bermanfaat, terhadap penyesuaian akademik mahasiswa magister lintas disiplin ilmu (mahasiswa yang mengambil bidang studi yang berbeda dengan latar belakang pendidikan mereka). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel nonprobabilitas. Partisipan penelitian ini terdiri dari 201 mahasiswa magister lintas disiplin ilmu di UIN Syarif Hidayatullah di Jakarta, Indonesia. Variabel penelitian diukur dengan mengadaptasi Academic Adjustment Scale (AAS) dengan Cronbach's alpha sebesar 0.752, dan Skala Qanaah dengan Cronbach's alpha sebesar 0.872. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara qanaah dengan penyesuaian akademik dengan koefisien (r) sebesar 0,478. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa qanaah berpengaruh terhadap penyesuaian akademik dengan R Square sebesar 22,8%. Implikasi dari penelitian ini menyarankan untuk meningkatkan qanaah dalam diri setiap mahasiswa untuk mencapai penyesuaian akademik yang baik.
This study presents a compelling exploration into the often-overlooked influence of *qanaah*, a specific spiritual dimension, on the academic adjustment of cross-disciplinary master's students. Utilizing a quantitative approach with 201 participants from UIN Syarif Hidayatullah in Jakarta, the research employed adapted scales for academic adjustment and *qanaah*, both demonstrating good internal consistency. The core findings robustly indicate a significant positive correlation (r=0.478) and a substantial influence (R-squared=22.8%) of *qanaah* on academic adjustment, underscoring its relevance for this unique student population navigating diverse academic backgrounds. A notable strength of this research is its innovative focus on *qanaah*, shedding light on an under-researched spiritual construct and its direct relevance to educational outcomes. The selection of cross-disciplinary master's students as a target population is particularly insightful, given the unique challenges and adjustment demands they often face. The clear methodological outline and the presentation of key statistical results (correlation coefficient and R-squared) provide a solid basis for the conclusions drawn. While the abstract mentions non-probability sampling, which inherently limits direct generalizability, the findings nonetheless offer valuable specific insights into the dynamics at play within the studied institution. The implications of this research are significant, offering a practical pathway for educational institutions to enhance student well-being and academic success by fostering *qanaah*. This suggests a potential shift towards integrating spiritual dimensions into student support frameworks, moving beyond purely academic or psychological interventions. Future research could further delineate the specific facets of *qanaah* that contribute most to adjustment, perhaps through qualitative studies to explore students' lived experiences, or by developing intervention programs aimed at cultivating this spiritual quality. Overall, this study makes a meaningful contribution to the understanding of holistic student development, particularly within an Islamic educational context.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Qanaah dan Penyesuaian Akademik pada Mahasiswa Lintas Jurusan: Peran Baru Dimensi Spiritualitas from Mozaic : Islam Nusantara .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria