Penyuluhan gizi seimbang bagi ibu hamil di desa sukajadi kecamatan pondoksalam kabupaten purwakarta. Edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Sukajadi, Purwakarta. Cegah stunting, optimalkan kesehatan ibu dan janin dengan nutrisi seimbang, aktivitas fisik, dan kebersihan.
Latar belakang: Wilayah Desa Sukajadi merupakan salah satu lokus stunting yang menjadi lokasi pengabdian masyarakat Salah satu peran institusi pendidikan untuk membantu mencegah stunting adalah dengan pemberian edukasi kepada ibu hamil. Selama kehamilan, gizi berperan penting terhadap ibu dan janin yang dikandungnya. Gizi ibu hamil yang baik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, mengurangi risiko cacat lahir, dan memastikan berat badan lahir sehat. Ibu hamil perlu mengonsumi gizi seimbang dengan tetap memperhatikan aktivitas fisik, kebersihan, dan pemantauan berat badan. Metode: Metode penyuluhan/edukasi tentang gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Sukajadi. Selain itu diberikan juga materi terkait aktivitas fisik dan pentingnya menjaga kebersihan bagi ibu hamil. Hasil: sebagian besar responden (75%) memilih sangat setuju terhadap materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebanyak 75% menyatakkan setuju dengan materi yang disampaikan jelas dan menarik, dan secara umum masyarakat juga puas terhadap kegiatan penyuluhan. Dari segi waktu, sebagian besar (66,7%) menyatakan cukup. Sedangkan dari kebermanfaaan, 50% mengatakan sangat setuju dan 50% mengatakan setuju. Sebanyak 67,7% respon menyatakan setuju bahwa kegiatan penyuluhan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Kesimpulan: Peserta penyuluhan memberikan respon postif terhadap kegiatan penyuluhan yang dilakukan.
This abstract presents a timely and relevant community engagement initiative focused on providing balanced nutrition education to pregnant women in Desa Sukajadi, an identified stunting locus. The rationale for the intervention is well-articulated, emphasizing the critical role of maternal nutrition for fetal development, reduction of birth defects, and ensuring healthy birth weight. The inclusion of physical activity and hygiene as complementary topics further broadens the scope of essential maternal health education. This project aligns well with the stated role of educational institutions in combating public health challenges like stunting. The study employed a "penyuluhan/edukasi" (extension/education) method, which primarily involved delivering educational material to pregnant women. The reported results focus on participant feedback regarding the intervention's relevance, clarity, engagement, timing, and perceived usefulness. A significant majority (75%) found the material relevant and clear, and expressed general satisfaction, with an even split (50% very agreeable, 50% agreeable) on the usefulness of the content. These findings suggest a positive reception from the target community, indicating that the content resonated with their perceived needs. The call for continuous activities (67.7% agreeing on sustainability) highlights the community's acknowledgment of the ongoing need for such educational support. While the abstract effectively demonstrates positive participant engagement and satisfaction, a key limitation is the absence of data regarding the direct impact on participants' knowledge, attitudes, or behavioral intentions. The reported results reflect perception rather than measurable changes in understanding or intended practices related to balanced nutrition, physical activity, and hygiene. To strengthen future reporting, it would be beneficial to incorporate pre- and post-intervention assessments of knowledge gain or shifts in attitudes. Furthermore, while the initiative is commendable for its immediate impact on participant satisfaction, long-term follow-up studies measuring actual behavioral changes or even health outcomes (e.g., birth weight, stunting rates in offspring) would provide more robust evidence of the program's effectiveness and its contribution to stunting prevention. Detailing the specifics of the educational materials and delivery techniques would also enhance the replicability and generalizability of the findings.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Penyuluhan gizi seimbang bagi ibu hamil di Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta from Journal of Holistic Community Service .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria