Peningkatan keterampilan mendesain busana menggunakan moodboard. Tingkatkan keterampilan mendesain busana dengan moodboard. Penelitian tindakan kelas ini di SMKN 8 Makassar menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar siswa kelas X.
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research). Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media moodboard pada mata pelajaran desain dan produksi busana siswa kelas X busana 1 di SMKN 8 Makassar, dan (2) Mengetahui peningkatan keterampilan mendesain busana dengan memanfaatkan media moodboard pada Mata Pelajaran Desain dan Produksi Busana siswa kelas X Busana 1 di SMKN 8 Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Busana 1 SMKN 8 Makassar pada semester satu yang berjumlah 33 orang. Data penelitian diperoleh dengan teknik pre test dan post test pada ranah kognitif. Dan lembar unjuk kerja untuk mengukur ranah psikomotor. Teknik analasis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Gambaran pelaksanaan pembelajaran desain dan produksi busana di SMKN 8 Makassar menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) di mana pada tes awal rata-rata siswa masih tidak tahu apa yang dimaksud dengan moodboard. Pada siklus I hanya sebagian siswa yang mulai memperhatikan penjelasan guru, dan pada siklus II rata-rata siswa sudah mulai tertarik membuat moodboard. 2) Terdapat peningkatan signifikan penggunaan media moodboard pada proses pembelajaran desain dan produksi busana, hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I nilai aspek kognitif adalah 69 dengan ketuntasan hasil belajar 45%, pada siklus II meningkat menjadi rata-rata 81 dengan ketuntasan belajar 91%. Siklus I ranah psikomotor rata-rata siswa 72 dengan ketuntasan belajar 42% meningkat menjadi rata-rata 80 dengan ketuntasan belajar 88% pada siklus II. Hasil peningkatan rata-rata ranah kognitif dari siklus I ke siklus II sebanyak 12 dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 46%. Hasil peningkatan rata-rata ranah psikomotor dari siklus I ke siklus II sebanyak 8 dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 46%. Kata Kunci: Keterampilan, Mendesain Busana, Moodboard
This research paper, titled "PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN BUSANA MENGGUNAKAN MOODBOARD" (Improving Fashion Design Skills Using Moodboards), presents a Classroom Action Research (CAR) study focused on enhancing the fashion design capabilities of vocational high school students. The study specifically aimed to describe the implementation of moodboard media in fashion design and production lessons and to evaluate its effectiveness in improving student design skills. Conducted with 33 students from class X Busana 1 at SMKN 8 Makassar, the research addresses a pertinent area in vocational education, focusing on practical skill development using an engaging and relevant pedagogical tool to meet current industry demands. The methodology employed a pre-test and post-test design for cognitive assessment and performance sheets for psychomotor evaluation, with data analyzed descriptively. The findings indicate a clear positive progression in student engagement and understanding. Initially, students lacked knowledge about moodboards, but through a Project-Based Learning (PjBL) model across two cycles, their interest and participation grew significantly. Crucially, the study demonstrated a substantial improvement in both cognitive and psychomotor domains. Cognitive scores rose from an average of 69 (45% mastery) in Cycle I to 81 (91% mastery) in Cycle II, representing a 12-point average increase and 46% improvement in mastery. Similarly, psychomotor scores improved from an average of 72 (42% mastery) to 80 (88% mastery), showing an 8-point average increase and 46% improvement in mastery. Overall, this study offers compelling evidence for the efficacy of using moodboards as a pedagogical tool in vocational fashion design education. Its strengths lie in its clear focus on practical skill enhancement, the systematic application of a CAR approach, and the demonstrated positive impact on both theoretical understanding and practical application of design principles. While the descriptive analysis and CAR framework inherently limit generalizability beyond the specific context of SMKN 8 Makassar, the findings provide valuable insights for vocational educators seeking to integrate innovative and effective teaching media. This research serves as a strong case study for adopting moodboards to foster creativity and technical skills in fashion design.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - PENINGKATAN KETERAMPILAN MENDESAIN BUSANA MENGGUNAKAN MOODBOARD from Pesona .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria