Penguatan Ekonomi Desa Melalui Konsep Ekonomi Sirkular : Projek Pelatihan Pembudidayaan Maggot Di Kelurahan Sambongpari Kota Tasikmalaya
Home Research Details
Muhammad Ramdan Ridwanullah, Putri Nandini, Nanda Pratiwi, Isma Khumairah

Penguatan Ekonomi Desa Melalui Konsep Ekonomi Sirkular : Projek Pelatihan Pembudidayaan Maggot Di Kelurahan Sambongpari Kota Tasikmalaya

0.0 (0 ratings)

Introduction

Penguatan ekonomi desa melalui konsep ekonomi sirkular : projek pelatihan pembudidayaan maggot di kelurahan sambongpari kota tasikmalaya. Tingkatkan ekonomi desa di Sambongpari, Tasikmalaya melalui konsep ekonomi sirkular. Pelatihan budidaya maggot ubah limbah jadi produk bernilai, wujudkan desa mandiri & sejahtera.

0
31 views

Abstract

Desa dengan indeks kesejahteraan masyarakat yang tinggi adalah desa dengan kualitas masyarakat yang bebas dari kemiskinan, kebodohan, sehat dalam keuanggan, merasa aman dan nyaman secara lahiriah dan batiniah. Desa dengan masyarakat berkualitas adalah Desa Mandiri dan Desa Sejahtera. Pastinya semua itu didapatkan tidak mudah, butuh banyak perjuangan dan rintangan dalam mewujudkannya. Indonesia dengan sistem pemerintahannya, memiliki peluang yang sangat besar untuk mewujudkannya. Karena otonomi daerah dapat dibangun sebagaimana kebutuhan. Oleh karena itu membutuhkan upaya yang kuat dan besar dalam mewujudkannya. Melalui program edukasi pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu cara untuk meningkatkan otonomi daerah pada bidang ekonomi. Diharapkan Masyarakat dan pemerintahan Sambongpari dapat mewujudkan Desa Mandiri dan Desa Sejahtera.


Review

This paper, titled "Penguatan Ekonomi Desa Melalui Konsep Ekonomi Sirkular: Projek Pelatihan Pembudidayaan Maggot Di Kelurahan Sambongpari Kota Tasikmalaya," addresses a highly relevant issue concerning the sustainable development of rural economies. The authors propose a community empowerment initiative focused on strengthening the economic resilience of Desa Sambongpari, Tasikmalaya, through the implementation of circular economy principles. The central intervention described is a maggot cultivation training project, positioned as a means to transform waste into valuable products, thereby fostering local economic autonomy. The abstract articulates an ambitious vision for a "Mandiri dan Sejahtera" (Independent and Prosperous) Village, characterized by high welfare, freedom from poverty and ignorance, and financial well-being. It correctly identifies Indonesia's regional autonomy system as a significant enabler for such local development efforts. The core methodology presented is an educational program leveraging waste utilization, which is laudable for its practical and immediate potential to generate economic value. The specific focus on maggot cultivation is a commendable application of circular economy principles, as it directly tackles waste management challenges while simultaneously creating resources (e.g., animal feed) that can contribute to local income generation and reduce reliance on external inputs. While the paper's objectives are clearly aligned with sustainable community development, the abstract would benefit significantly from providing more specific details regarding the project's design and expected outcomes. Currently, it reads more as an introduction to a project proposal rather than a concise summary of a completed or ongoing study. Future revisions should aim to elaborate on the target participants, the training curriculum, the anticipated economic impact (e.g., job creation, income uplift, waste reduction metrics), and how the "circular economy" concept is concretely operationalized and measured within the maggot cultivation project. Including a brief mention of evaluation methods or preliminary results, even if qualitative, would substantially enhance the abstract's scientific rigor and provide a clearer understanding of the paper's contribution.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Penguatan Ekonomi Desa Melalui Konsep Ekonomi Sirkular : Projek Pelatihan Pembudidayaan Maggot Di Kelurahan Sambongpari Kota Tasikmalaya from Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.