Penerapan Teknologi Pakan Lokal Untuk Sapi di Kelompok Peternak Amnela Bubuk, Kota Kupang
Home Research Details
Edwin Jermias Lodowik Lazarus, Emma Dyelim Wie Lawa, Arnol Elyasar Manu, Edi Djoko Sulistdjo, Maria Yasinta Luruk

Penerapan Teknologi Pakan Lokal Untuk Sapi di Kelompok Peternak Amnela Bubuk, Kota Kupang

0.0 (0 ratings)

Introduction

Penerapan teknologi pakan lokal untuk sapi di kelompok peternak amnela bubuk, kota kupang. Tingkatkan produktivitas sapi di Kupang. Penerapan teknologi pakan lokal dari limbah pertanian & hijauan tingkatkan efisiensi, biaya, dan pendapatan peternak.

0
52 views

Abstract

Peningkatan produktivitas sapi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi kendala utama dalam ketersediaan pakan berkualitas, terutama pada musim kemarau yang berkepanjangan. Kurangnya pasokan hijauan segar dan tingginya biaya pakan komersial menjadi tantangan yang signifikan bagi peternak lokal. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kemandirian peternak di Kelompok Ternak Amnela Bubuk, Kota Kupang, melalui penerapan teknologi pakan lokal berbasis limbah pertanian dan hijauan lokal yang tersedia di sekitar lingkungan mereka. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan, pelatihan teknis, serta demonstrasi lapang mengenai pemanfaatan jerami padi amoniasi sebagai sumber serat, dan penyusunan ransum seimbang dengan penambahan pakan konsentrat berbasis bahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam hal penyediaan dan pengelolaan pakan secara lebih efisien dan berkelanjutan. Penerapan teknologi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas ternak, efisiensi biaya produksi, serta pendapatan peternak. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas kelompok ternak dalam mengembangkan usaha peternakan yang adaptif terhadap kondisi lokal dan mendukung ketahanan pangan wilayah.


Review

This manuscript presents a highly relevant community partnership program (PKM) focused on enhancing cattle productivity in Nusa Tenggara Timur (NTT), a region frequently challenged by feed scarcity, particularly during prolonged dry seasons. The abstract clearly articulates the core problem of limited fresh forage and the prohibitive costs of commercial feed, which significantly hinder local livestock farmers. The project's primary objective to bolster the understanding, skills, and self-reliance of farmers within the Amnela Bubuk livestock group in Kupang through the application of local feed technology, utilizing agricultural waste and indigenous forages, is commendable and directly addresses a critical regional need. The methodological approach adopted for this intervention is comprehensive and practical, encompassing extension services, technical training, and hands-on field demonstrations. Specifically, the implementation of ammoniated rice straw as a fiber source and the formulation of balanced rations incorporating local concentrate ingredients are well-conceived strategies to optimize available resources. The reported outcomes are encouraging, indicating a clear improvement in farmers' knowledge and skills regarding efficient and sustainable feed provision and management. Furthermore, the abstract highlights positive impacts on livestock productivity, reduced production costs, and increased farmer income, underscoring the immediate economic benefits of the program. The strengthening of the livestock group's capacity and its contribution to regional food security are significant broader achievements. Overall, this PKM project offers a compelling example of how targeted, community-centric interventions can effectively address agricultural challenges in resource-constrained environments. Its strengths lie in its practical applicability, utilization of local resources, and direct positive impact on farmer livelihoods and regional resilience. The findings demonstrate a successful model for sustainable livestock development that is adaptive to local conditions. For a future journal publication, it would be beneficial to include more quantitative data on the increase in productivity, cost savings, and income, along with a discussion on the scalability of these technologies to other regions facing similar challenges, and a longer-term follow-up on the sustainability of the adopted practices. This work provides valuable insights into community empowerment for improved agricultural practices.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Penerapan Teknologi Pakan Lokal Untuk Sapi di Kelompok Peternak Amnela Bubuk, Kota Kupang from ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.