Pendidikan Sosiality Nabi Muhammad : Pondasi Moderasi Beragama di Era Modern
Home Research Details
Silmi Afifah, Farah Qotrun Nada, Muhammad Syafi' Hifdzi Haq, Amelya Agustin, Mohammad Syaifuddin

Pendidikan Sosiality Nabi Muhammad : Pondasi Moderasi Beragama di Era Modern

0.0 (0 ratings)

Introduction

Pendidikan sosiality nabi muhammad : pondasi moderasi beragama di era modern. Atasi intoleransi & polarisasi sosial dengan pendidikan sosiality Nabi Muhammad. Temukan pondasi moderasi beragama melalui nilai tasamuh, ta'awun, & rahmah untuk karakter inklusif di era modern.

0
3 views

Abstract

Fenomena meningkatnya intoleransi, polarisasi sosial, dan degradasi nilai kemanusiaan di era modern menjadi tantangan serius bagi pendidikan Islam. Pendidikan sosiality Nabi Muhammad Saw. menawarkan model pendidikan berbasis nilai-nilai sosial profetik yang berorientasi pada keseimbangan dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial kenabian yang dapat dijadikan landasan konseptual dan praksis dalam memperkuat moderasi beragama di lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan terhadap literatur tafsir, hadis, serta kajian pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sosiality Rasulullah menekankan nilai tasamuh (toleransi), ta‘awun (kerjasama), dan rahmah (kasih sayang), yang diimplementasikan melalui keteladanan, pembiasaan, dan interaksi sosial lintas kelompok. Nilai-nilai tersebut terbukti efektif dalam membangun karakter moderat dan menumbuhkan semangat keberagamaan yang inklusif. Dengan demikian, pendidikan sosiality Nabi Muhammad Saw. dapat dijadikan paradigma pendidikan karakter profetik yang relevan untuk memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat digital dan multikultural masa kini.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Pendidikan Sosiality Nabi Muhammad : Pondasi Moderasi Beragama di Era Modern from El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.