Pendampingan penerapan biosekuriti peternakan babi desa batuputih untuk pencegahan penyakit african swine fever. Pendampingan biosekuriti peternakan babi Desa Batuputih, Bitung, tingkatkan pemahaman petani cegah African Swine Fever (ASF). Terapkan sanitasi & praktik cerdas demi ternak sehat di Sulut.
Kegiatan pendampingan penerapan biosekuriti peternakan babi di Desa Batuputih Bawah, Bitung, dilaksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit African Swine Fever (ASF) yang menjadi ancaman serius bagi populasi babi di Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil kegiatan, diketahui bahwa peternakan babi di desa ini umumnya berskala kecil, menggunakan kandang sederhana dengan sanitasi rendah, dan belum menerapkan prinsip biosekuriti yang memadai. Kondisi tersebut meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama karena desa ini berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Tangkoko yang menjadi habitat babi hutan sebagai reservoir potensial virus ASF. Melalui metode focus group discussion, sosialisasi, dan praktek langsung, tim dari Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi berhasil meningkatkan pemahaman peternak mengenai ASF, cara penularan, tanda-tanda klinis, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan biosekuriti. Peternak juga mendapatkan pelatihan teknis mengenai pembuatan drainase, sanitasi kandang, pengelolaan limbah, karantina ternak baru, serta tata cara pelaporan kasus kematian babi. Kegiatan ini menunjukkan hasil positif berupa meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan kandang, membatasi akses ke area peternakan, dan menerapkan prinsip “peternak cerdas dan disiplin biosekuriti.” Selain itu, sinergi antara tim akademik, pemerintah desa, dan peternak menjadi model kolaboratif yang efektif dalam mengatasi ancaman penyakit hewan menular.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Pendampingan Penerapan Biosekuriti Peternakan Babi Desa Batuputih Untuk Pencegahan Penyakit African Swine Fever from The Studies of Social Sciences .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria