Pelatihan Proses Penanganan dan Penyimpanan Beras Organik di Desa Cikurubuk
Home Research Details
Riki Ridwan Margana, Verani Hartati, Muchammad Fauzi, Tulus Martua Sihombing, Setijadi Setijadi, Febe Seren

Pelatihan Proses Penanganan dan Penyimpanan Beras Organik di Desa Cikurubuk

0.0 (0 ratings)

Introduction

Pelatihan proses penanganan dan penyimpanan beras organik di desa cikurubuk. Pelatihan di Desa Cikurubuk tingkatkan pengetahuan petani padi organik tentang penanganan pascapanen, penyimpanan, dan logistik rantai pasok. Meningkatkan efisiensi & kualitas menuju pertanian berkelanjutan.

0
61 views

Abstract

Desa Cikurubuk di Kabupaten Sumedang, memiliki potensi besar dalam produksi padi organik. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dilakukan pelatihan kepada petani mengenai sistem logistik pertanian dan penguatan rantai pasok beras organik guna meningkatkan efisiensi produksi serta mutu hasil pertanian. Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani Desa Cikurubuk dalam budidaya padi organik yang efisien, seragam, dan berkelanjutan melalui penguatan teknik penanganan dan penyimpanan bahan pascapanen, serta pemahaman rantai pasok dan logistik pertanian. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan dan penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pengukuran pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai teknik budidaya, efisiensi biaya pupuk organik, dan manajemen distribusi hasil panen. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan nilai post-test. Selain itu, petani berhasil memetakan rantai pasok lokal dan mengidentifikasi kelemahan utama seperti pengeringan dan pengemasan yang belum optimal. Pelatihan ini juga memicu inisiatif pembentukan kelembagaan distribusi berbasis komunitas. Kegiatan PkM ini menjadi langkah strategis menuju pertanian berkelanjutan dan sistem logistik desa yang lebih terorganisir. Keberlanjutan kegiatan ini akan ditopang melalui pendampingan lanjutan pada aspek teknis dan kelembagaan lokal.


Review

The abstract outlines a timely and relevant community service (PkM) initiative in Cikurubuk Village, Sumedang, focusing on enhancing organic rice post-harvest handling and storage processes. By targeting farmers with training on agricultural logistics and supply chain strengthening, the project directly addresses a critical need for improving efficiency and quality in organic rice production. The stated objective of fostering efficient, uniform, and sustainable organic rice cultivation through knowledge transfer on post-harvest techniques and supply chain understanding is highly commendable, aligning with broader goals of sustainable agriculture and rural economic development. The methodology, involving interactive training, group discussions, and pre-post testing, provides a robust framework for assessing immediate knowledge acquisition. The reported findings are particularly strong and demonstrate significant positive outcomes. A key achievement is the substantial increase in farmers' knowledge, with an impressive 85% of participants showing improved post-test scores, validating the effectiveness of the training delivery. Beyond knowledge transfer, the initiative yielded practical results, including a better understanding of organic fertilizer cost efficiency and enhanced harvest distribution management. Crucially, the abstract highlights the empowerment of farmers to map their local supply chain and pinpoint critical weaknesses, such as suboptimal drying and packaging. Furthermore, the project successfully stimulated the formation of community-based distribution institutions, marking a strategic advancement towards more organized and self-reliant village logistics. While the abstract clearly illustrates the immediate successes in knowledge transfer and community mobilization, future work and reporting could benefit from deeper empirical validation of the long-term impacts. Specifically, it would be valuable to track and report on how the identified weaknesses in drying and packaging are technically addressed and what tangible improvements in rice quality, market access, or farmer income are subsequently realized. The mention of "continued assistance" (pendampingan lanjutan) for technical and institutional aspects is promising, but concrete evidence of the sustained functionality of these community-based organizations and their lasting effects on the local organic rice value chain will be essential for demonstrating the project's enduring legacy. Nonetheless, this PkM activity represents a highly strategic and impactful intervention, laying a strong foundation for sustainable agricultural practices in the region.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Pelatihan Proses Penanganan dan Penyimpanan Beras Organik di Desa Cikurubuk from ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.