Optimalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) melalui penyuluhan dan pembinaan di kalurahan beji. Penyuluhan & pembinaan digital optimalkan UMKM Kalurahan Beji. Tingkatkan daya saing dengan pemasaran online (IG, Shopee), re-branding, & inovasi produk ecoprint.
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, banyak UMKM di Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk, Gunungkidul masih menggunakan metode pemasaran konvensional dan belum mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usahanya. Program KKN-PPM UGM bertujuan mengatasi masalah tersebut dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan di Kalurahan Beji, mulai 16 April hingga 31 Mei 2024. Kegiatan pendataan dan pemetaan UMKM dilakukan di Dusun Beji melalui wawancara dan observasi. Pembinaan UMKM juga dilaksanakan dengan pembuatan akun Instagram dan Shopee, re-branding dengan pembuatan logo yang menarik, serta pelatihan pembuatan konten untuk meningkatkan pemasaran digital. Selain itu, sosialisasi dan demonstrasi teknik ecoprint juga dilakukan dengan ibu-ibu rumah tangga di Padukuhan Krakalan. Tim KKN UGM telah mengidentifikasi 26 UMKM yang mayoritas bergerak di bidang kuliner. Data ini divisualisasikan dalam peta UMKM untuk mempermudah pemantauan dan evaluasi penyebaran spasial. Akun Instagram mbokdukuh.id yang dibuat telah mendapatkan lebih dari 150 pengikut dan terhubung dengan akun e-commerce sehingga dapat digunakan untuk memasarkan produk UMKM lebih lanjut. Teknik ecoprint berhasil disosialisasikan kepada masyarakat di Padukuhan Krakalan. Ecoprint memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan produk bernilai tambah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan mendukung transformasi digital UMKM. Peningkatan literasi digital dan inovasi produk seperti ecoprint membuka peluang baru kepada masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan mereka terhadap peluang yang ada.
This paper addresses a highly pertinent challenge in the context of Indonesia's economic development: the digital transformation and optimization of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM), particularly in rural communities. Focusing on Kalurahan Beji, the authors identify a common and critical barrier to growth – the predominant reliance on conventional marketing strategies and a significant lack of digital technology adoption among local UMKM. The study frames a targeted intervention through a university-led community engagement program (KKN-PPM UGM) designed to bridge this digital divide and enhance the competitiveness of these vital economic units. The methodological approach is commendably practical and multi-faceted, encompassing initial data collection and spatial mapping of 26 identified UMKM (predominantly culinary) to provide a clear baseline. Key interventions include direct coaching on digital marketing, such as the creation of Instagram and Shopee accounts, essential re-branding efforts with new logo designs, and practical training in digital content creation. Furthermore, the program extends its reach beyond existing UMKM by introducing ecoprint techniques to local housewives, demonstrating an integrated strategy that not only enhances current businesses but also fosters new, value-added, sustainable product development within the community. The reported outcomes demonstrate tangible initial successes, including the establishment of a visual UMKM map, the creation of a functional digital presence (e.g., @mbokdukuh.id Instagram account with over 150 followers linked to e-commerce), and the successful socialization of ecoprint techniques. These achievements collectively point towards an increased digital literacy and product innovation capacity within the community. The paper effectively argues that these interventions open new opportunities, enhancing competitiveness and supporting the broader digital transformation of UMKM, thereby contributing positively to local economic resilience and sustainability. While the abstract presents initial outputs, it lays a strong foundation for future studies to evaluate the long-term impact on sales, economic upliftment, and the sustained adoption of digital practices.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Optimalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Melalui Penyuluhan dan Pembinaan di Kalurahan Beji from Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria