Nilai-nilai moderasi beragama dalam film pendek rukuh dan relevansinya dengan pendidikan agama islam. Film pendek Rukuh menampilkan nilai moderasi beragama seperti tawassuth, tasamuh, & qudwah. Relevan dengan Pendidikan Agama Islam sebagai bahan ajar di sekolah.
Film pendek Rukuh merupakan bagian dari festival moderasi beragama yang digagas oleh BLA Jakarta pada tahun 2023 yang diperankan oleh kalangan siswi SMK Amal Bakti Lampung Selatan. Penelitian ini menjelaskan mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam film pendek Rukuh yang digambarkan adanya sikap dan bentuk saling menghargai dari seorang siswi yang berbeda keyakinan agama dengan teman sekelasnya namun masih memberikan respon yang baik terhadapnya. Penelitian ini termasuk jenis kepustakaan atau library research yang bertujuan untuk mengetahui apakah film pendek Rukuh tedapat nilai-nilai moderasi beragama dan bagaimana relevansinya dengan nilai dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan analisis isi dengan teknik syimbol coding sebagai penggambaran terhadap film pendek Rukuh dan dinarasikan berupa teks secara sitematis yang kemudian di interpretasikan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menjelaskan bahwa film pendek Rukuh memuat nilai-nilai moderasi beragama berupa nilai tawassuth, tasamuh dan qudwah dan memiliki relevansi dengan nilai dalam pendidikan agama Islam yakni nilai aqidah, akhlak dan ibadah, sehingga film pendek Rukuh dapat dijadikan sebagai bahan ajar dengan metode pembelajaran berupa film mengenai pentingnya moderasi beragama di sekolah.
This paper, "Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Film Pendek Rukuh dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam," presents a timely and important exploration into the representation of religious moderation in an educational context. Employing a library research approach with content analysis, the study meticulously examines the short film "Rukuh," a production from the BLA Jakarta religious moderation festival. The core objective is to identify embedded values of religious moderation within the film and assess their relevance to Islamic Religious Education (PAI). The findings indicate that "Rukuh" effectively conveys values such as *tawassuth* (balance), *tasamuh* (tolerance), and *qudwah* (exemplary behavior), demonstrating a significant connection to PAI values of *aqidah* (creed), *akhlak* (ethics), and *ibadah* (worship). This initial summary highlights the paper's direct engagement with a critical contemporary issue. The research offers a commendable contribution by linking the popular medium of film to the crucial discourse of religious moderation and its pedagogical application. The choice of "Rukuh," a film created within a specific moderation festival and featuring student actors, adds a unique layer of authenticity and contextual relevance, making its findings particularly pertinent for school environments. The explicit identification of specific moderation values and their direct correlation with fundamental PAI principles provides a clear and actionable framework for educators. Furthermore, the explicit recommendation that "Rukuh" can serve as teaching material underscores the practical utility and actionable insights derived from this study, offering an innovative method for fostering religious moderation in schools. While the abstract provides a compelling overview, a more detailed account of the methodological application would enhance the paper's robustness. Specifically, clarifying how "symbol coding" was systematically applied to a visual medium like a film within a "library research" framework would be beneficial for methodological transparency. Future iterations could also delve deeper into the *nuances* of how these values are portrayed, moving beyond a simple identification to an analysis of the film's narrative strategies and their potential impact on student viewers. Exploring specific pedagogical strategies for integrating "Rukuh" as teaching material, beyond merely stating its possibility, would further strengthen the practical recommendations. Overall, this paper lays solid groundwork and contributes significantly to understanding the potential of film in promoting religious moderation within educational settings.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Film Pendek Rukuh dan Relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam from Mozaic : Islam Nusantara .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria