Negosiasi Diri di Ruang Kerja Studi Kasus Perjuangan Pekerja Muda dalam Mempertahankan Mentalitas Pada Industri Kreatif
Home Research Details
I Putu Dharmawan Pradhana, Ni Komang Ayu Pramesti, Desak Made Febri Purnama Sari, Putu Irma Yunita, Ida Bagus Gde Agung Yoga Pramana

Negosiasi Diri di Ruang Kerja Studi Kasus Perjuangan Pekerja Muda dalam Mempertahankan Mentalitas Pada Industri Kreatif

0.0 (0 ratings)

Introduction

Negosiasi diri di ruang kerja studi kasus perjuangan pekerja muda dalam mempertahankan mentalitas pada industri kreatif. Pelajari strategi negosiasi diri pekerja muda industri kreatif di Bali dalam menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan profesional dan adat. Penelitian ini mengungkap regulasi diri dan budaya kerja fleksibel.

0
80 views

Abstract

Industri kreatif di Indonesia tumbuh pesat namun menyisakan beban kesehatan mental yang signifikan bagi pekerja muda. Di Bali, khususnya wilayah Denpasar dan Badung, demografi ini menghadapi tekanan ganda: tuntutan profesionalitas global yang serba cepat dan kewajiban adat lokal yang mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi negosiasi diri yang dilakukan pekerja muda dalam mempertahankan kesejahteraan mental di tengah tantangan tersebut. Menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, data dikumpulkan melalui triangulasi wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memadukan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan struktur data sistematis Gioia untuk membangun teori induktif yang kuat. Hasil penelitian mengungkap dua mekanisme utama negosiasi diri. Pertama, strategi individu berbasis regulasi diri, di mana pekerja melakukan pembingkaian ulang (cognitive reframing) terhadap tekanan menjadi tantangan, serta menetapkan tujuan jangka panjang untuk mengubah emosi negatif menjadi motivasi. Kedua, strategi organisasi melalui budaya kerja fleksibel yang menerapkan otonomi berbasis kepercayaan dan solidaritas tim sebagai jaring pengaman sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa negosiasi diri merupakan keterampilan vital dalam menavigasi kerentanan kerja kreatif, sekaligus menekankan perlunya ekosistem kerja yang adaptif dalam menyelaraskan produktivitas dengan kesehatan psikologis pekerja.


Review

Studi ini menyajikan eksplorasi yang sangat relevan dan tepat waktu mengenai tantangan kesehatan mental yang dihadapi oleh pekerja muda di industri kreatif Indonesia, khususnya di Bali. Dengan fokus pada konsep "negosiasi diri", penelitian ini berhasil menyoroti beban ganda yang dialami oleh demografi pekerja ini, yaitu tekanan profesionalitas global yang serba cepat dan tuntutan adat lokal yang mengikat. Penekanan pada konteks geografis dan budaya yang spesifik—Denpasar dan Badung—memberikan nuansa unik dan kedalaman pada permasalahan yang diangkat, menjadikan kontribusi studi ini krusial dalam memahami dinamika kesejahteraan mental di tengah perkembangan industri kreatif yang pesat. Metodologi kualitatif fenomenologi yang digunakan, diperkuat dengan triangulasi data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, menunjukkan pendekatan yang kokoh untuk menggali pengalaman subyektif pekerja. Penggunaan model analisis data interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang dipadukan dengan struktur data sistematis Gioia untuk membangun teori induktif adalah pilihan yang tepat dan menjanjikan kedalaman analisis. Hasil penelitian secara gamblang mengidentifikasi dua mekanisme utama negosiasi diri: strategi individu berbasis regulasi diri, seperti pembingkaian ulang kognitif dan penetapan tujuan, serta strategi organisasi yang menekankan budaya kerja fleksibel, otonomi berbasis kepercayaan, dan solidaritas tim. Temuan-temuan ini tidak hanya memberikan wawasan teoretis yang signifikan tentang bagaimana individu dan organisasi dapat beradaptasi terhadap tekanan kerja kreatif, tetapi juga menawarkan implikasi praktis yang kuat. Penelitian ini dengan jelas menegaskan bahwa negosiasi diri adalah keterampilan krusial bagi pekerja kreatif dan sekaligus menyoroti pentingnya pembentukan ekosistem kerja yang adaptif. Keseluruhan, studi ini memberikan kontribusi berharga bagi literatur tentang kesehatan mental di tempat kerja dan manajemen sumber daya manusia, serta menyajikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk menyelaraskan produktivitas dengan kesejahteraan psikologis pekerja muda di sektor industri kreatif.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Negosiasi Diri di Ruang Kerja Studi Kasus Perjuangan Pekerja Muda dalam Mempertahankan Mentalitas Pada Industri Kreatif from Jurnal Yoga dan Kesehatan .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.