Makna Kehilangan pada Lirik Lagu “Satu Bulan” di Akun Resmi Youtube Bernadya
Home Research Details
Vicko Fabian Putra Pribadi, Yulianti Fajar Wulandari, Ali Imron Hamid

Makna Kehilangan pada Lirik Lagu “Satu Bulan” di Akun Resmi Youtube Bernadya

0.0 (0 ratings)

Introduction

Makna kehilangan pada lirik lagu “satu bulan” di akun resmi youtube bernadya. Analisis makna kehilangan di lirik lagu "Satu Bulan" oleh Bernadya dan resepsi Gen Z. Ungkap interpretasi personal, peran musik sebagai refleksi emosional dan penyembuhan bagi generasi muda.

0
44 views

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna kehilangan dalam lirik lagu 'Satu Bulan' karya Bernadya dan resepsi audiens Generasi Z terhadapnya. Musik, sebagai media interaktif, berperan dalam pembentukan identitas dan ekspresi isu sosial. Lagu 'Satu Bulan' relevan karena mengangkat tema kehilangan, kerinduan, dan keterpisahan emosional, yang banyak digunakan Generasi Z dalam unggahan media sosial. Generasi Z (lahir 1997-2012) selektif, ekspresif, dan responsif terhadap konten personal. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis resepsi Stuart Hall, berfokus pada tiga posisi decoding: dominan-hegemonik, negosiasi, dan oposisi. Hasil menunjukkan mayoritas Generasi Z menginterpretasikan lagu sebagai refleksi mendalam atas kehilangan personal (orang tua, anak, kekasih). Resepsi negosiasi menyesuaikan makna dengan konteks pribadi, sementara resepsi oposisi menolak makna dominan atau menginterpretasikannya secara berbeda (humor/kritis). Studi ini berkontribusi pada pemahaman hubungan musik dan identitas emosional generasi muda, serta peran musik sebagai media refleksi dan penyembuhan.


Review

Penelitian ini menawarkan eksplorasi yang relevan dan tepat waktu mengenai makna kehilangan dalam lirik lagu "Satu Bulan" karya Bernadya, dengan fokus khusus pada resepsi audiens Generasi Z. Penggunaan musik sebagai media interaktif yang berperan dalam pembentukan identitas dan ekspresi isu sosial menjadi landasan yang kuat untuk studi ini. Pemilihan lagu "Satu Bulan" sangat relevan karena mengangkat tema universal seperti kehilangan, kerinduan, dan keterpisahan emosional, yang memang banyak diresonansi oleh generasi muda, terutama dalam konteks media sosial. Pendekatan kualitatif dengan analisis resepsi Stuart Hall adalah pilihan metodologi yang kuat dan sangat sesuai untuk memahami interpretasi berlapis dari audiens terhadap sebuah teks budaya. Studi ini berhasil mengidentifikasi dan mengkategorikan resepsi Generasi Z ke dalam tiga posisi decoding yang diusulkan oleh Stuart Hall: dominan-hegemonik, negosiasi, dan oposisi. Hasil yang menunjukkan bahwa mayoritas menginterpretasikan lagu sebagai refleksi mendalam atas kehilangan personal (orang tua, anak, kekasih) memberikan wawasan berharga tentang bagaimana karya seni dapat memfasilitasi pemrosesan emosi yang kompleks. Temuan mengenai resepsi negosiasi, yang menyesuaikan makna dengan konteks pribadi, dan resepsi oposisi, yang menolak makna dominan atau menginterpretasikannya secara berbeda, menunjukkan kedalaman analisis dan apresiasi terhadap keragaman interpretasi dalam audiens. Ini menyoroti kompleksitas interaksi antara pencipta, karya, dan penerima. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman hubungan antara musik dan identitas emosional generasi muda, serta peran musik sebagai media refleksi dan penyembuhan. Kemampuan untuk menguraikan bagaimana Generasi Z, yang dikenal selektif dan ekspresif, berinteraksi dengan konten personal melalui musik adalah kekuatan utama studi ini. Untuk pengembangan lebih lanjut, akan menarik untuk melihat bagaimana penelitian ini menguraikan metodologi pengumpulan data untuk analisis resepsi, seperti jumlah partisipan atau metode wawancara/survei yang digunakan, dalam versi lengkap makalah. Namun, dari abstrak, penelitian ini jelas menempatkan dirinya sebagai kontribusi berharga dalam studi budaya, musik, dan psikologi sosial.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Makna Kehilangan pada Lirik Lagu “Satu Bulan” di Akun Resmi Youtube Bernadya from Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.