Inovasi alat penangkap sampah sederhana pada drainase untuk menghadapi masalah lingkungan padang bulan selayang ii. Inovasi alat penangkap sampah sederhana atasi drainase tersumbat di Padang Bulan Selayang II. Tingkatkan kesadaran warga, libatkan komunitas jaga kebersihan lingkungan & cegah banjir.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun budaya peduli lingkungan di Padang Bulan Selayang II, khususnya dalam mengatasi sampah yang menyumbat saluran drainase dan berpotensi menyebabkan banjir. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran warga, memperkenalkan alat penangkap sampah sederhana dari besi bekas, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Data yang digunakan berasal dari observasi langsung, wawancara dengan warga dan kepala lingkungan, serta dokumentasi kegiatan sebelumnya. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, perancangan, dan pemasangan alat. Edukasi juga diberikan mengenai pentingnya menjaga kebersihan drainase dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kepala lingkungan berperan sebagai penghubung antara tim pengabdi dan warga untuk memastikan keberlanjutan program. Hasilnya, masyarakat mulai merasakan manfaat berkurangnya genangan dan aktif dalam perawatan lingkungan. Kegiatan ini membuka ruang kolaborasi nyata dan direkomendasikan untuk dilanjutkan serta direplikasi di wilayah lain dengan dukungan pihak terkait agar dampaknya tetap berkelanjutan.
This paper, "Inovasi Alat Penangkap Sampah Sederhana Pada Drainase Untuk Menghadapi Masalah Lingkungan Padang Bulan Selayang II," presents a highly relevant and impactful community service initiative. The core objective of building environmental awareness and addressing drainage blockages in Padang Bulan Selayang II through the introduction of a simple waste trap is both practical and commendable. The abstract effectively conveys the project's success in fostering community engagement and delivering a tangible solution to a common urban environmental problem, laying a strong foundation for local problem-solving using accessible resources. A key strength of this work lies in its robust participatory methodology, which included direct observation, interviews with residents and local leaders, and a collaborative approach involving socialization, training, design, and installation. This hands-on engagement successfully increased public awareness and active participation in maintaining environmental cleanliness. The introduction of a simple, upcycled waste trap made from used iron, coupled with education on the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle), demonstrates a holistic and sustainable approach. The reported outcome of reduced waterlogging and active community involvement clearly highlights the immediate and positive impact of the intervention. While the abstract provides a compelling narrative of success, future iterations or related publications could be strengthened by incorporating more quantitative data to rigorously demonstrate the impact, such as pre- and post-intervention measurements of waste collected, cleaning frequency, or objective assessments of flood reduction. Furthermore, a deeper discussion on the long-term sustainability plan, beyond the initial project phase and the role of the local leader, would enhance its replicability and perceived longevity. Despite these minor recommendations, this project serves as an excellent model for community-driven environmental solutions and is highly recommended for replication in other vulnerable areas, underscoring its significant contribution to both community empowerment and local environmental management.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Inovasi Alat Penangkap Sampah Sederhana Pada Drainase Untuk Menghadapi Masalah Lingkungan Padang Bulan Selayang II from Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria