Edukasi berbasis komunitas tentang manajemen dan diet diabetes melitus untuk lansia di desa sambogunung, kabupaten gresik, jawa timur. Edukasi komunitas di Sambogunung tingkatkan pengetahuan lansia tentang manajemen dan diet diabetes melitus. Dorong deteksi dini, pola makan sehat, dan gaya hidup aktif untuk cegah komplikasi.
Diabetes Mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, terutama di kalangan lansia yang berisiko tinggi mengalami komplikasi. Pemeriksaan kadar gula darah untuk mengetahui Tingkat gula darah sebagai deteksi secara dini adanya kondisi diabetes mellitus. Masyarakat Desa Sambogunung terutama lansia masih kurang pengetahuan tentang penyakit diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi Kesehatan pada masyarakat lanjut usia di Desa Sambogunung, Gresik, melalui pendidikan tentang pengelolaan dan pola makan yang tepat untuk diabetes mellitus. Edukasi komunitas dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap peserta dalam mengimplemetasikan pemantauan diabetes dan pola makan yang tepat. Program ini melibatkan sesi interaktif yang mencakup topik seperti pemantauan gula darah, kepatuhan terhadap obat, perencanaan diet, dan gaya hidup. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan diikuti oleh peserta lansia memiliki kemauan untuk melakukan pemeriksaan gula darah. Peserta mengikuti kegiatan edukasi dan sesi tanya jawab, peserta berperan aktif mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan setelah sesi pemaparan materi. Peran aktif peserta menunjukkan tingkat pemahaman prinsip pengelolaan diabetes dan penyesuaian pola makan di kalangan peserta lansia. Sebanyak 100% peserta melakukan pemeriksaan dan 33% peserta aktif bertanya terkait materi penyuluhan meliputi kebiasaan makan yang lebih sehat untuk pencegahan diabetes, jenis makanan yang diperbolehkan dikonsumsi dan teknik pengolahan yang baik untuk penderita diabetes. Hasil tanya jawab dengan peserta menunjukkan respon postitif dari peserta untuk memahami tentang tipe diabetes mellitus, cara pemeriksaan diabetes mellitus, tata pelaksanaan DM, faktor risiko diabetes, dan manajemen pola makan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini menyoroti pentingnya pendidikan berbasis komunitas yang disesuaikan untuk memberdayakan lansia dalam mengelola penyakit kronis secara efektif. Kesimpulan menekankan bahwa edukasi dapat dijadikan skrining atau deteksi dini pada lansia sebagai penderita diabetes di Desa Sambogunung. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin dengan penjadwalan yang terstruktur sehingga dapat berkelanjutan untuk dijadikan monitoring perilaku, pola makan dan kualitas hidup lansia.
This paper, titled "Edukasi Berbasis Komunitas Tentang Manajemen dan Diet Diabetes Melitus untuk Lansia di Desa Sambogunung, Kabupaten Gresik, Jawa Timur," addresses a critically important public health issue: the escalating prevalence of Diabetes Mellitus (DM) among the elderly, a demographic particularly vulnerable to its complications. The study's objective to deliver health education focusing on DM management and appropriate dietary practices for seniors in Sambogunung Village is highly relevant and timely. The chosen community-based educational approach is well-suited for engaging this specific population, effectively targeting identified knowledge gaps regarding DM prevention, early detection, and ongoing management. The intervention involved interactive community education sessions that covered essential topics such as blood sugar monitoring, medication adherence, diet planning, and healthy lifestyle choices. The abstract reports encouraging immediate outcomes, with all participants (100%) showing a willingness to undergo blood sugar examinations. Furthermore, active engagement was evident during the Q&A segments, where 33% of participants proactively asked questions pertaining to healthier eating habits, permissible foods, and proper cooking techniques for diabetics. This robust participation and the positive participant responses regarding their understanding of DM types, diagnostic methods, management strategies, risk factors, and dietary control indicate a promising initial impact on knowledge acquisition and attitudinal shifts. The study concludes by underscoring the vital role of tailored community-based education in empowering the elderly to manage chronic conditions effectively. A particularly insightful suggestion is the potential for such educational initiatives to serve as a dual function of early screening or detection for DM within the target population, thereby enhancing its overall utility. For achieving sustained positive outcomes, the abstract appropriately recommends the routine and structured implementation of these activities. This commitment to ongoing engagement is crucial for transitioning initial knowledge gains into lasting behavioral changes and ultimately improving the long-term health and quality of life for the elderly residents of Desa Sambogunung.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Edukasi Berbasis Komunitas Tentang Manajemen dan Diet Diabetes Melitus untuk Lansia di Desa Sambogunung, Kabupaten Gresik, Jawa Timur from Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria