Distribusi Spasial Penumpang dan Efiseinsi Boarding Akibat Ketidakpastian Posisi Berhenti Kereta
Home Research Details
Mohammad Ivan Yanuar, Dewanti Dewanti, Taqia Rahman

Distribusi Spasial Penumpang dan Efiseinsi Boarding Akibat Ketidakpastian Posisi Berhenti Kereta

0.0 (0 ratings)

Introduction

Distribusi spasial penumpang dan efiseinsi boarding akibat ketidakpastian posisi berhenti kereta. Analisis distribusi spasial penumpang dan efisiensi boarding di Stasiun Kiaracondong akibat posisi henti kereta tak pasti. Sebaran merata mempersingkat waktu boarding. Penanda posisi kereta krusial.

0
4 views

Abstract

Ketidakjelasan posisi berhenti kereta di peron stasiun antarkota kerap menghambat kelancaran proses naik-turun penumpang. Kondisi ini terjadi di Stasiun Kiaracondong Bandung, yang belum memiliki penanda titik henti kereta yang akurat, sehingga penumpang lebih memilih menunggu di bagian tengah peron karena dianggap lokasi paling fleksibel. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola sebaran penumpang di peron menggunakan pendekatan entropi Shannon, serta menganalisis pengaruh tingkat kemerataan sebaran tersebut terhadap durasi boarding. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap 60 kedatangan kereta antarkota (20 rangkaian, tiga periode pengamatan) di peron 4, 5, dan 6. Setiap peron dibagi menjadi sepuluh zona pengamatan (Z1–Z10) untuk mencatat jumlah penumpang menunggu, sementara waktu boarding diukur dengan stopwatch sejak pintu kereta dibuka hingga penumpang terakhir naik. Nilai entropi ternormalisasi (H′) dihitung untuk setiap observasi dan dikorelasikan dengan waktu boarding menggunakan uji Spearman. Hasil menunjukkan penumpang cenderung terkonsentrasi di zona tengah peron (Z4–Z7 menampung 59,8% penumpang), dengan nilai H′ berkisar 0,6832–0,9485 (rata-rata 0,8773). Uji Spearman menunjukkan korelasi negatif signifikan antara entropi dan waktu boarding (ρs = −0,594; p = 0,000; n = 60), yang berarti semakin merata sebaran penumpang, semakin singkat waktu boarding. Analisis regresi menunjukkan jumlah penumpang hanya menjelaskan 18,4% variasi waktu boarding, sehingga sebaran spasial penumpang terbukti menjadi faktor penjelas signifikan di luar volume penumpang. Temuan ini menegaskan ketidakpastian posisi berhenti kereta berkontribusi nyata terhadap inefisiensi boarding, sehingga penyediaan penanda posisi kereta yang presisi perlu menjadi prioritas perbaikan layanan operasional stasiun.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Distribusi Spasial Penumpang dan Efiseinsi Boarding Akibat Ketidakpastian Posisi Berhenti Kereta from Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.