Analisis tantangan penggunaan ai dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menganalisis tantangan AI dalam menumbuhkan berpikir kritis siswa MTs, seperti kemalasan kognitif & bias digital. Perlu kebijakan & adaptasi pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTs Swasta Asma’ul Husna. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Informan penelitian terdiri atas Kepala Madrasah, guru mata pelajaran, dan perwakilan siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif pada siswa cenderung menghambat kemampuan berpikir kritis akibat terjadinya fenomena kemalasan kognitif (cognitive offloading) dan kepercayaan naif (digital bias) tanpa verifikasi. Tantangan ini diperparah oleh rendahnya literasi digital siswa, keterbatasan strategi pedagogis gurudalam merancang evaluasi berbasis Higher-Order Thinking Skills (HOTS), serta belum adanya regulasi formal tertulis di tingkatmadrasah yang mengatur batasan etis penggunaan teknologi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kebijakan institusional yang tegas, peningkatan literasi digital, dan adaptasi model pembelajaran agar AI dapat diposisikan sebagai mitra dialog intelektual.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Tantangan Penggunaan AI dalam Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa from Mesada: Journal of Innovative Research .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria