ANALISIS PEMANFAATAN DATA SENSUS HARIAN RAWAT INAP UNTUK EVALUASI PELAPORAN INDIKATOR RAWAT INAP
Home Research Details
Eni Nur Rahmawati, Nopita Cahyaningrum, Fera Febrianti, Sella Yulia Sari

ANALISIS PEMANFAATAN DATA SENSUS HARIAN RAWAT INAP UNTUK EVALUASI PELAPORAN INDIKATOR RAWAT INAP

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis pemanfaatan data sensus harian rawat inap untuk evaluasi pelaporan indikator rawat inap. Pelajari analisis pemanfaatan data sensus harian rawat inap untuk evaluasi indikator RS. Temukan tantangan validitas data dan rekomendasinya bagi manajemen rumah sakit.

0
48 views

Abstract

Sensus Harian Rawat Inap dimanfaatkan untuk pembuatan laporan indikator rawat inap, pengambilan keputusan oleh manajemen rumah sakit, menilai tingkat keberhasilan atau memberikan gambaran tentang keadaan pelayanan di rumah sakit. Indiktor rawat inap merupakan parameter yang digunakan dalam mengetahui kinerja pelayanan rawat inap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan data SHRI yang digunakan untuk evaluasi pelaporan indikator rawat inap. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif, metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Objek penelitiannya SHRI dan subjeknya petugas analising reporting dan perawat. Hasil penelitian alur dan prosedur pelaksanaan SHRI sudah sesuai SOP, tetapi belum ada SOP cara pengisian SHRI. Analisis data SHRI pada bulan September 2024 terdapat perbedaan data yang belum valid dan lengkap, karena ketidakdisiplinan perawat dalam pengisian SHRI diantaranya jumlah pasien yang tertulis dobel, belum tertulisnya jumlah pasien masuk dan pasien pindahan, tanggal keluar pasien banyak yang kosong sehingga membuat perbedaan data jumlah hari perawatan, lama dirawat dan jumlah pasien keluar hidup dan mati. Data SHRI yang belum valid dan lengkap dapat menyebabkan kesalahan dalam proses perhitungan indikator rawat inap (BOR, LOS, TOI, BTO, GDR, NDR) oleh analising reporting. Input data yang tidak lengkap menyebabkan proses perhitungan indikator rawat inap tidak valid, sehingga output yang dimanfaatkan oleh manajemen rumah sakit untuk evaluasi laporan penggunaan tempat tidur belum tepat dalam pengambilan keputusan kemajuan kualitas pelayanan dan sarana prasarana rumah sakit. Faktor-faktor pelaksanaan SHRI pada material masih menggunakan formulir kertas SHRI, machine belum ada aplikasi SHRI elektronik, methods belum ada SOP cara pengisian SHRI. Saran perlu adanya dukungan manajemen rumah sakit memberikan sosialisasi secara berkala tentang pentingnya kelengkapan pengisian SHRI, merencanakan pembuatan SHRI elektronik dan pembuatan SOP pengisian SHRI agar data lebih lengkap.


Review

This study provides a pertinent analysis of the utilization of Daily Inpatient Census (SHRI) data for evaluating inpatient indicator reporting, a fundamental aspect of hospital management and quality assessment. The authors correctly highlight the critical role of SHRI in generating essential inpatient indicators (such as BOR, LOS, TOI, etc.) which are indispensable for informed decision-making regarding service quality and resource allocation within a hospital setting. The research effectively sets out to investigate the current practices and challenges associated with leveraging SHRI data for this crucial evaluative purpose, underscoring the importance of accurate foundational data for operational insights. Employing a descriptive, retrospective approach with data collection through observation and interviews, the study identifies significant discrepancies in the current SHRI implementation. While the overall flow and procedures for SHRI are aligned with existing Standard Operating Procedures (SOPs), a critical gap is found in the absence of a specific SOP for the actual completion of the SHRI forms. This deficiency, coupled with a reported lack of nurse discipline in data entry—evidenced by double entries, missing admission/transfer details, and blank discharge dates—leads to substantial data invalidity and incompleteness. Consequently, the accuracy of key inpatient indicators is compromised, resulting in unreliable outputs that hinder effective management evaluation and decision-making regarding service quality and facility improvements. The research further points to contributing factors under the categories of material (reliance on paper forms), machine (absence of an electronic SHRI application), and methods (lack of a dedicated SOP for data entry). These findings collectively underscore a systemic issue that prevents the hospital from fully realizing the potential of its daily census data. The recommendations put forth—including regular socialization on the importance of complete SHRI data, the development of an electronic SHRI system, and the creation of a clear SOP for data entry—are highly practical and directly address the identified weaknesses. Implementing these suggestions is crucial for ensuring data integrity, thereby enabling more accurate performance evaluation and ultimately fostering improved patient care and resource management within the hospital.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - ANALISIS PEMANFAATAN DATA SENSUS HARIAN RAWAT INAP UNTUK EVALUASI PELAPORAN INDIKATOR RAWAT INAP from Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.