ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME SOSIAL VYGOTSKY DI SMPN 01 BULULAWANG
Home Research Details
Mochammad Galih Gumilang, Trisakti Trisakti, Setyo Yanuartuti

ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME SOSIAL VYGOTSKY DI SMPN 01 BULULAWANG

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis implementasi pembelajaran seni budaya melalui perspektif konstruktivisme sosial vygotsky di smpn 01 bululawang. Analisis implementasi pembelajaran Seni Budaya di SMPN 01 Bululawang melalui Vygotsky's konstruktivisme sosial, menyoroti ZPD, scaffolding, tantangan, dan kontribusi pada Kurikulum Merdeka.

0
2 views

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Seni Budaya di SMPN 01 Bululawang melalui perspektif konstruktivisme sosial Vygotsky. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru Seni Budaya, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kompetensi Seni Budaya di sekolah tersebut disusun secara berjenjang sesuai dengan konsep Zona Perkembangan Proksimal (ZPD). Lebih lanjut, di dalam kegiatan belajar mengajar ditemukan penerapan prinsip-prinsip konstruktivisme sosial melalui interaksi, pembimbingan bertahap (scaffolding), serta penggunaan alat mediasi budaya dalam bentuk bahan ajar sederhana. Namun, efektivitas implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan sarana prasarana, rendahnya apresiasi mata pelajaran seni dari berbagai pihak, serta kesenjangan pemahaman konseptual siswa. Sebagai kontribusi, penelitian ini memberikan gambaran dinamika pembelajaran Seni Budaya dalam transisi Kurikulum Merdeka dan menawarkan perspektif teoretis untuk pengembangan praktik pembelajaran yang kontekstual.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PERSPEKTIF KONSTRUKTIVISME SOSIAL VYGOTSKY DI SMPN 01 BULULAWANG from Jurnal Wawasan Pendidikan .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.