UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEMBEGALAN SEPEDA MOTOR DI KOTA MEDAN
Home Research Details
Hermawan Risky Pasaribu, Darwin Sinabariba, Rica Gusmarani

UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEMBEGALAN SEPEDA MOTOR DI KOTA MEDAN

0.0 (0 ratings)

Introduction

Upaya kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana pembegalan sepeda motor di kota medan. Pahami upaya kepolisian Polrestabes Medan menanggulangi maraknya pembegalan sepeda motor. Mengungkap faktor penyebab dan strategi preventif serta represif kepolisian.

0
2 views

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir marak terjadi pembegalan di Kota Medan. Setiap hari selalu terjadi tindak pidana pembegalan yang tidak jarang menimbulkan korban jiwa. Istilah pembegalan tidak dikenal dalam KUH Pidana di Indonesia, padanan kata yang sesuai dengan pembegalan adalah tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Menarik untuk diteliti terkait dengan faktor yang menyebabkan maraknya Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan (Begal) Di Wilayah Hukum Polresta Medan, kemudian upaya kepolisian Polrestabes Medan menangani tindak pidana pembegalan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif. Sifat penelitian ini adalah deskriptif, merupakan metode yang dipakai untuk menggambarkan suatu kondisi atau keadaan yang sedang berlangsung yang tujuannya agar dapat memberikan data mengenai objek penelitian sehingga mampu menggali hal-hal yang bersifat ideal, kemudian dianalisis berdasarkan teori hukum atau peraturan perundangundangan yang berlaku. Bahan utama dari penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengambilan dan pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan (library reseacrh). Untuk menganalisis data penelitian ini dilakukan dengan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hasil bahwa faktor yang menyebabkan maraknya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di wilayah hukum Polresta Medan antara lain faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor pendidikan, faktor pengaruh narkoba. Upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana pembegalan di wilayah hukum Polresta Medan, melalui upaya preventif berupa patroli yangdibentuknya tim khusus begal yang tergabung dalam tim Jahtanras (kejahatan dan kekerasan), operasi penertiban kelengkapan kendaraan bermotor, menggunakan aplikasi Polisi Kita, pemasangan cctv di daerah rawan begal, dan upaya represif dimaksudkan untuk menindak para pelaku kejahatan sesuai dengan perbuatannya serta memperbaikinya kembali agar mereka sadar bahwa perbuatan yang dilakukannya merupakan perbuatan yang melanggar hukum danmerugikan masyarakat, sehingga tidak akan menggulanginya dan orang lain juga tidak akan melakukannya mengingat sanksi yang akan ditanggungnya sangat berat. Hambatan dan solusi uang diambil oleh Polrestabes Medan dalam menangani tindak pidana pembegalan antara lain sarana yang dimiliki polrestabes Medan kurang memadai serta luasnya wilayah hukum Polrestabes Medan dan daerah yang sulit dijangkau dengan menambah dana anggaran untuk memenuhi sarana yang dibutuhkan personil Polrestabes Medan.


Review

The article, "UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEMBEGALAN SEPEDA MOTOR DI KOTA MEDAN," addresses a highly pertinent and pressing issue: the proliferation of motorcycle muggings (referred to as *pencurian dengan kekerasan* in the Indonesian Criminal Code) in Medan. The abstract effectively highlights the severe societal impact of this crime, noting its frequency and often fatal consequences, while also clarifying the legal terminology. The study aims to investigate the underlying factors contributing to these violent thefts and, crucially, to examine the preventive and repressive measures undertaken by the Polrestabes Medan. Utilizing a normative juridical research approach, descriptive in nature, the study primarily relies on secondary data gathered through library research and analyzed qualitatively, setting a clear framework for understanding this complex phenomenon. The research yields significant findings regarding both the drivers of this crime and the police response. It identifies a multi-faceted set of factors contributing to the prevalence of motorcycle muggings, including economic hardship, environmental influences, educational deficits, and the pervasive impact of drug abuse. In response, the Polrestabes Medan employs a range of strategies, encompassing both proactive preventive measures such as routine patrols, the establishment of specialized anti-mugging teams (Jahtanras), vehicle compliance operations, the deployment of the "Polisi Kita" application, and CCTV installation in high-risk areas. Repressive efforts focus on legal enforcement, holding perpetrators accountable, and aiming for their rehabilitation to prevent recidivism. The study also candidly discusses implementation challenges, particularly the inadequacy of police facilities and the vast, often difficult-to-reach jurisdiction, proposing increased budgetary allocation as a key solution. This study offers a valuable initial mapping of the causes and official responses to motorcycle mugging in Medan, providing a solid foundation for further inquiry and policy development. Its descriptive nature effectively outlines the existing situation and police efforts. However, a potential area for deeper exploration might involve a more granular analysis of the *effectiveness* of the stated police initiatives rather than just their existence, perhaps through empirical data collection from officers or community members. While identifying obstacles like inadequate facilities, the abstract could benefit from a more detailed discussion on how the proposed solution of increased funding directly addresses specific gaps and how its impact might be measured. Future research could consider primary data collection to triangulate findings, conduct comparative studies with other urban centers, or delve into the socio-psychological profiles of perpetrators to inform more targeted prevention and rehabilitation programs. Overall, the article makes a commendable contribution by shedding light on a critical public safety issue.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEMBEGALAN SEPEDA MOTOR DI KOTA MEDAN from Journal Law of Deli Sumatera .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.