Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit, daging buah dan biji terong belanda (solanum betaceum cav.) dengan metode dpph (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit, daging buah & biji terong belanda (Solanum betaceum Cav.) pakai metode DPPH. Identifikasi flavonoid, saponin, tanin. Kulit tunjukkan aktivitas sedang.
Paparan radikal bebas akibat pola hidup modern dapat memicu kerusakan sel dan berbagai penyakit degeneratif, sehingga diperlukan sumber antioksidan alami yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit, daging buah, dan biji terong belanda (Solanum betaceum Cav.). Ekstrak dibuat secara maserasi dalam etanol 96% dan dilakukan skrining fitokimia. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan adanya flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan steroid pada ekstrak dan serbuk kulit, daging buah dan biji terong belanda. Aktivitas antioksidan ekstrak kulit terong belanda termasuk dalam kategori sedang dengan nilai IC50 sebesar 197,78 ppm, sementara itu ekstrak daging buah dan biji menunjukkan aktivitas antioksidan dalam kategori lemah dengan nilai IC₅₀ sebesar 267,17 ppm dan biji dengan nilai IC₅₀ sebesar 315,27 ppm.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit, Daging Buah dan Biji Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.) dengan metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) from Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria