Pengaruh carbon accounting terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan di indonesia. Telusuri bagaimana carbon accounting secara sukarela mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan pertambangan di Indonesia. Studi ini mengungkap pengaruh negatif signifikan, menantang teori stakeholder.
Penelitian ini menyoroti perusahaan pertambangan di Indonesia yang termasuk dalam kelompok Non-annex. Hal ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana carbon accounting diterapkan secara sukarela. Berbeda dari studi sebelumnya yang hanya berfokus pada item pengungkapan aspek emisi karbon untuk mengukur carbon accounting, penelitian ini menggunakan seluruh item pengungkapan GRI 4.0 kategori lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh carbon accounting terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis konten. Pengujian hipotesis menggunakan robust standard error dengan year fixed effect model menggunakan software STATA 17. Teori yang digunakan adalah teori stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil ini tidak mendukung teori stakeholder. Ukuran perusahaan dan sales growth sebagai variabel kontrol berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Leverage sebagai variabel kontrol berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan. Kelemahan penelitian ini terletak pada keterbatasan jumlah sampel, karena penelitian ini hanya berfokus pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penelitian ini mengkaji topik yang sangat relevan dan tepat waktu mengenai pengaruh *carbon accounting* terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan di Indonesia. Fokus pada perusahaan Non-annex di sektor pertambangan Indonesia memberikan perspektif baru, khususnya dalam konteks penerapan *carbon accounting* secara sukarela yang membedakannya dari studi di negara-negara maju. Inovasi utama penelitian terletak pada pengukuran *carbon accounting* yang lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada item pengungkapan emisi karbon, melainkan memanfaatkan seluruh item pengungkapan kategori lingkungan dalam GRI 4.0. Pendekatan kuantitatif yang solid dengan metode analisis konten, serta penggunaan metode statistik *robust standard error* dengan *year fixed effect model*, menunjukkan metodologi yang cermat untuk mengatasi potensi masalah heteroskedastisitas dan endogenitas. Hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh negatif signifikan *carbon accounting* terhadap kinerja keuangan merupakan temuan yang menarik dan menantang, karena secara eksplisit tidak mendukung Teori Stakeholder. Temuan ini mengindikasikan bahwa investasi atau upaya dalam *carbon accounting* pada perusahaan pertambangan di Indonesia mungkin belum menghasilkan keuntungan finansial yang positif, setidaknya dalam periode atau konteks yang diteliti. Hal ini memicu pertanyaan penting mengenai motif di balik pengungkapan sukarela tersebut, efektivitas implementasinya, atau mungkin adanya biaya-biaya substansial yang belum terkompensasi oleh manfaat reputasi atau operasional. Efek variabel kontrol seperti ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan yang positif, serta *leverage* yang negatif, juga memberikan konteks tambahan yang berguna dalam memahami faktor-faktor pendorong kinerja keuangan. Meskipun demikian, penelitian ini mengakui keterbatasan jumlah sampel karena hanya berfokus pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Keterbatasan ini dapat memengaruhi generalisasi temuan. Untuk penelitian di masa depan, sangat disarankan untuk memperluas cakupan sampel, baik dengan melibatkan perusahaan di sektor lain yang juga melakukan *carbon accounting* sukarela, maupun dengan menganalisis data dalam rentang waktu yang lebih panjang untuk menangkap dampak jangka panjang dari *carbon accounting*. Selain itu, karena hasil penelitian tidak mendukung Teori Stakeholder, penelitian selanjutnya dapat menggali kerangka teori alternatif, atau mengidentifikasi variabel mediasi atau moderasi (misalnya, tekanan regulasi yang akan datang, persepsi investor, atau kualitas tata kelola perusahaan) yang mungkin menjelaskan hubungan yang tidak terduga ini.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Pengaruh Carbon Accounting Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan di Indonesia from Jambura Accounting Review .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria