Partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa di desa junjung permai kecamatan belimbing hulu kabupaten melawi. Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa di Desa Junjung Permai, Melawi. Partisipasi ditemukan belum optimal akibat kurangnya kesadaran.
Judul penelitian ini adalah "Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Junjung Permai Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi". Payung hukum pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanan Pembangunan Nasional, dan secara teknis pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana Proses Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Junjung Permai Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi. Penelitian ini menggunakan teori bentuk partisipasi masyarakat menurut Cohen dan Uphoff (dalam Dwiningrum, 2011:61), partisipasi dalam pengambilan keputusan pada tahap ini merupakan penentuan alternatif masyarakat untuk menuju sepakat dari berbagai gagasan yang menyangkut kepentingan bersama. Masyarakat berpartisipasi dengan; 1) Kehadiran dalam rapat, 2) Diskusi, 3) Sumbangan pemikiran, 4)Tanggapan atau penolakan terhadap program yang ditawarkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa di desa Junjung Permai Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi masih belum optimal dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya yaitu kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk berpartisipasi hadir dan memberikan sumbangan pemikiran terkait pembangunan di desanya. Partisipasi dalam hal diskusi, masyarakat desa masih terkesan kaku pada saat rapat. Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Perencanaan, Pembangunan desa
This paper, "Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Junjung Permai Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi," addresses a highly pertinent issue concerning local governance and democratic participation in Indonesia. The study directly investigates the process of community participation in Village Development Planning Deliberations (Musrenbangdes) in Junjung Permai Village, grounding its significance in the national legal framework for development planning. The application of Cohen and Uphoff's framework for understanding forms of participation – encompassing presence, discussion, contribution of ideas, and response – provides a robust conceptual lens through which to analyze the multifaceted nature of community engagement in such critical planning processes. Methodologically, the research adopts a descriptive qualitative approach, which is well-suited for exploring the complex and nuanced processes of social interaction and participation. The reliance on observation, interviews, and documentation for data collection is appropriate for gathering in-depth insights into community dynamics and perceptions during the Musrenbangdes. Furthermore, the use of purposive sampling for informant selection ensures that key stakeholders with relevant experiences are included, while triangulation as a technique for data validity enhances the trustworthiness of the findings. This methodological design appears sound for addressing the "how" of participation, aiming to provide a rich description of the process. The study concludes that community participation in the Musrenbangdes in Junjung Permai Village is "still not optimal," attributing this to factors such as a lack of community awareness and a perceived rigidity in discussions. This finding highlights a common challenge in participatory development, where formal mechanisms exist but effective engagement remains elusive. While the abstract provides a concise summary of these outcomes, a full paper would benefit from deeper analysis into the specific root causes of this "lack of awareness" and "rigidity," perhaps exploring power dynamics, communication barriers, or socio-cultural factors. Future research could build upon these findings by investigating interventions designed to enhance community awareness and foster more dynamic deliberative environments, thereby translating the descriptive insights into actionable recommendations for improving local governance and truly empowering communities in their development planning.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA JUNJUNG PERMAI KECAMATAN BELIMBING HULU KABUPATEN MELAWI from PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria