Model Implementasi IoT Dual-Fungsi untuk Efisiensi Energi dan Penguatan Literasi Teknologi di Sekolah Menengah Kejuruan
Home Research Details
Syafrudi Syafrudi, Jessica I Tambunan, Putu Ketri Handayani , Futri Zalzabilah Ray

Model Implementasi IoT Dual-Fungsi untuk Efisiensi Energi dan Penguatan Literasi Teknologi di Sekolah Menengah Kejuruan

0.0 (0 ratings)

Introduction

Model implementasi iot dual-fungsi untuk efisiensi energi dan penguatan literasi teknologi di sekolah menengah kejuruan. Tingkatkan efisiensi energi & literasi teknologi IoT di SMK dengan model dual-fungsi. Visualisasikan konsumsi daya real-time & berdayakan siswa untuk Industri 5.0.

0
3 views

Abstract

Transformasi menuju Industri 5.0 menekankan kolaborasi manusia-teknologi. Namun, SMK Negeri 1 Kedungwuni, sebagai sekolah berbasis industri 4.0, menghadapi tantangan ganda yaitu tingginya konsumsi energi dan minimnya pemanfaatan Internet of Things (IoT) sebagai media pembelajaran. Melalui sebuah studi kasus implementasi dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dikembangkan sebuah model IoT dual-fungsi untuk menjawab kedua tantangan tersebut. Sistem monitoring energi berbasis sensor PZEM-004T dan mikrokontroler Wemos D1 Pro diimplementasikan untuk memvisualisasikan data konsumsi energi (tegangan, arus, daya) secara real-time pada dashboard Node-RED. Hasilnya menunjukkan dampak ganda: secara teknis, sistem ini memungkinkan sekolah mengidentifikasi potensi pemborosan dan meningkatkan efisiensi energi. Secara pedagogis, workshop dan implementasi partisipatif berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa serta guru terhadap IoT, yang dibuktikan dengan munculnya ide-ide proyek inovatif. Pelibatan aktif ini merefleksikan prinsip human-centric pada Industri 5.0, di mana teknologi menjadi alat pemberdayaan manusia. Didukung oleh buku panduan praktis, program ini berhasil mengintegrasikan solusi manajemen energi dengan media edukasi inovatif untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan Industri 4.0 dan 5.0.


Review

Artikel ini menyajikan sebuah studi kasus implementasi yang relevan dan tepat waktu, berfokus pada pengembangan model IoT dual-fungsi untuk mengatasi tantangan ganda di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kedungwuni: tingginya konsumsi energi dan rendahnya literasi teknologi IoT. Pendekatan yang diusulkan selaras dengan visi Industri 5.0 yang menekankan kolaborasi manusia-teknologi, menawarkan solusi yang tidak hanya menargetkan efisiensi operasional tetapi juga pemberdayaan kapasitas sumber daya manusia. Permasalahan yang diangkat sangat krusial bagi institusi pendidikan kejuruan yang berperan penting dalam menyiapkan tenaga kerja masa depan. Penelitian ini mengadopsi metodologi studi kasus dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang memungkinkan implementasi dan evaluasi langsung di lapangan. Sistem IoT yang dikembangkan menggunakan sensor PZEM-004T dan mikrokontroler Wemos D1 Pro untuk monitoring energi real-time, dengan visualisasi data melalui dashboard Node-RED. Hasilnya menunjukkan dampak ganda yang signifikan: secara teknis, sistem ini berhasil memberikan data krusial untuk identifikasi pemborosan energi dan potensi peningkatan efisiensi. Secara pedagogis, melalui workshop dan implementasi partisipatif, terjadi peningkatan pemahaman dan minat siswa serta guru terhadap IoT, yang tercermin dari munculnya ide-ide proyek inovatif. Keterlibatan aktif ini dengan tepat menggarisbawahi prinsip human-centric dari Industri 5.0. Secara keseluruhan, kontribusi utama artikel ini terletak pada keberhasilannya mengintegrasikan solusi manajemen energi dengan media edukasi inovatif dalam satu model IoT. Pendekatan dual-fungsi ini tidak hanya memberikan manfaat praktis dalam pengurangan konsumsi energi tetapi juga secara fundamental memperkuat kapasitas siswa dan guru dalam bidang teknologi IoT yang sangat relevan untuk Industri 4.0 dan 5.0. Kehadiran buku panduan praktis semakin memperkuat potensi replikasi dan keberlanjutan program ini di sekolah kejuruan lainnya. Artikel ini menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara holistik untuk mencapai tujuan efisiensi dan peningkatan literasi teknologi di lingkungan pendidikan.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Model Implementasi IoT Dual-Fungsi untuk Efisiensi Energi dan Penguatan Literasi Teknologi di Sekolah Menengah Kejuruan from Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.