Kesetaraan gender pada lagu Kita Usahakan Rumah Itu melalui interpretasi John Struart Mill
Home Research Details
Myatun Naimah, Dewi Kusumaningsih, Muhlis Fajar Wicaksana, Andri Pitoyo, Fenny Anita, Suparmin Suparmin

Kesetaraan gender pada lagu Kita Usahakan Rumah Itu melalui interpretasi John Struart Mill

0.0 (0 ratings)

Introduction

Kesetaraan gender pada lagu kita usahakan rumah itu melalui interpretasi john struart mill. Analisis kesetaraan gender dalam lirik lagu "Kita Usahakan Rumah Itu" melalui interpretasi John Stuart Mill, mengungkap kebebasan individu & hak setara dalam hubungan keluarga.

0
56 views

Abstract

Kesetaraan gender ternyata bisa ditemukan juga dalam sebuah lagu yang bernuansa romantis dan sederhana. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pemahaman mendalam tentang penyampaian pesan dalam hubungan keluarga melalui makna lirik lagu dari kacamata peran gender maskulinitas, feminin, dan kesetaraan gender. Penelitian ini juga menganalisis bagaimana makna lirik lagu Kita Usahakan Rumah Itu mengandung makna kesetaraan gender berdasarkan teori John Struart Mill dalam membangun hubungan rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa unsur bahasa yakni kata, frasa, klausa, dan kalimat dengan sumber data berupa makna lirik lagu yang berjudul Kita Usahakan Rumah Itu dipopulerkan oleh Sal Priadi dan mengandung makna kesetaraan gender. Teknik pengumpulan data melalui tahap simak dan transkripsi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan makna kesetaraan gender dari aspek kebebasan individu, hak yang setara, kesamaan potensi antara perempuan dan laki-laki, serta kebebasan keadilan. Makna kesetaraan gender tersebut memberikan stigma gender positif terhadap hubungan kepada masyarakat terkhusus pasangan muda.


Review

Penelitian ini menawarkan perspektif yang menarik dengan mengeksplorasi kesetaraan gender dalam sebuah lagu romantis kontemporer, "Kita Usahakan Rumah Itu," melalui lensa filosofi John Stuart Mill. Pendekatan yang inovatif ini patut diacungi jempol karena menghubungkan budaya populer dengan teori sosial klasik, yang berpotensi mengungkap bagaimana pesan-pesan kompleks tentang hubungan keluarga dan peran gender dapat ditemukan dalam media yang sederhana. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pemahaman mendalam tentang makna lirik dari kacamata peran gender maskulinitas, feminin, dan kesetaraan gender, serta menganalisisnya berdasarkan teori Mill, sangat relevan dan sesuai dengan metodologi kualitatif deskriptif yang dipilih. Meskipun metodologi kualitatif deskriptif, sumber data, teknik pengumpulan dan analisis data (model Miles dan Huberman) dijelaskan dengan jelas, ada beberapa area yang dapat diperkuat. Abstrak menyebutkan "interpretasi John Struart Mill" tetapi kurang merinci aspek spesifik mana dari karya Mill yang digunakan untuk analisis lirik. Hasil penelitian yang mengidentifikasi makna kesetaraan gender dari aspek kebebasan individu, hak yang setara, kesamaan potensi, dan kebebasan keadilan memang selaras dengan pemikiran Mill secara umum. Namun, kedalaman keterlibatan teoritis—bagaimana argumen atau konsep spesifik Mill diterapkan secara ketat untuk menafsirkan lirik—perlu lebih dieksplisitkan agar tidak terkesan sebagai aplikasi yang terlalu umum. Selain itu, klaim bahwa temuan ini "memberikan stigma gender positif terhadap hubungan kepada masyarakat terkhusus pasangan muda" adalah sebuah kesimpulan yang signifikan dan mungkin membutuhkan justifikasi metodologis lebih lanjut dalam sebuah studi deskriptif kualitatif murni. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dengan menunjukkan bahwa diskursus tentang kesetaraan gender dapat dianalisis dan ditemukan dalam karya musik populer, menjadikannya lebih mudah diakses dan relevan bagi audiens yang lebih luas. Ini berfungsi sebagai jembatan antara analisis sastra/lirik dan teori sosiologi, membuka jalan bagi pemahaman yang lebih baik tentang representasi gender dalam budaya populer. Untuk memaksimalkan dampaknya, penyajian makalah lengkap akan sangat diuntungkan dari elaborasi yang lebih rinci tentang bagaimana kerangka teoritis Mill secara spesifik digunakan untuk menafsirkan lirik, serta pembahasan yang lebih nuansa tentang bagaimana penelitian deskriptif ini dapat mengklaim dampak sosial semacam itu.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Kesetaraan gender pada lagu Kita Usahakan Rumah Itu melalui interpretasi John Struart Mill from Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.