Implementasi Kebijakan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan (POEDAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik
Home Research Details
Viki Charisma Putri

Implementasi Kebijakan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan (POEDAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik

0.0 (0 ratings)

Introduction

Implementasi kebijakan pelayanan online pendaftaran administrasi kependudukan (poedak) di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten gresik. Telusuri implementasi kebijakan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan (POEDAK) di Gresik. Studi kualitatif ini menganalisis keberhasilan, kendala, dan rekomendasi perbaikan sistem.

0
2 views

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis implementasi kebijakan mengenai pelaksanaan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. Latar belakang munculnya inovasi ini bentuk dari realisasi Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang pelayanan administrasi kependudukan secara daring. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana data diperoleh dari studi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Dimana terdapat enam indikator yang menjadi faktor pendukung terlaksananya implementasi kebijakan mengenai pelaksanaan POEDAK di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. Hasil dari penelitian bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik telah melaksanakan implementasi kebijakan mengenai POEDAK dengan baik karena sudah memenuhi keenam indikator yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn mengenai faktor-faktor pendukung terlaksananya sebuah implementasi kebijakan yakni Standar Sasaran Kebijakan, Sumber daya, Komunikasi Antar Organisasi, Karakteristik Organisasi Pelaksana, Kondisi Sosial, Ekonomi, Politik, dan Disposisi atau Sikap Para Pelaksana. Akan tetapi juga terdapat beberapa kendala diantaranya sistem approve dan proses layanan yang dilaksanakan oleh pegawai operator POEDAK harus double track sehingga jika dibandingkan antara beban kerja dengan jumlah pegawai operator masih kurang efektif. Saran yang diberikan peneliti kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik bahwa harus melakukan evaluasi pada sistem yang ada di POEDAK untuk meringkas antara approve pengajuan dan proses layanan.


Review

Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan (POEDAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik, sebuah inovasi yang dilatarbelakangi oleh Permendagri Nomor 7 Tahun 2019. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi ini mengaplikasikan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, yang meliputi enam indikator pendukung keberhasilan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi POEDAK telah berjalan dengan baik, memenuhi keenam indikator teori yang digunakan, meskipun terdapat beberapa kendala operasional. Salah satu kekuatan utama dari penelitian ini adalah relevansinya yang tinggi dengan isu kontemporer tentang digitalisasi layanan publik dan e-governance di Indonesia. Penggunaan kerangka teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn memberikan fondasi analitis yang kuat, memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi secara sistematis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi kebijakan. Pendekatan kualitatif dengan triangulasi data dari observasi, wawancara, dan dokumentasi juga menjamin kedalaman pemahaman terhadap dinamika pelaksanaan kebijakan di lapangan, menghasilkan temuan yang komprehensif mengenai capaian maupun tantangan yang dihadapi. Meskipun penelitian ini menyajikan temuan positif tentang implementasi POEDAK, kendala yang diidentifikasi, yaitu sistem 'double track' yang menyebabkan inefisiensi beban kerja operator, merupakan poin krusial yang memerlukan analisis lebih mendalam. Saran untuk melakukan evaluasi guna meringkas proses layanan sangat tepat, namun penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara lebih rinci akar masalah dari "double track" tersebut, apakah dari sisi regulasi, desain sistem, atau kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, untuk memperkaya kajian di masa depan, ada baiknya penelitian turut mempertimbangkan perspektif pengguna layanan (masyarakat) terkait efektivitas dan kepuasan terhadap layanan online ini, serta potensi analisis komparatif dengan daerah lain untuk mendapatkan generalisasi yang lebih luas.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Implementasi Kebijakan Pelayanan Online Pendaftaran Administrasi Kependudukan (POEDAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik from Jurnal Sosial Humaniora .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.