Filsafat Seni sebagai Dasar Etika dan Estetika dalam Penggunaan AI
Home Research Details
Bisma Santabudi

Filsafat Seni sebagai Dasar Etika dan Estetika dalam Penggunaan AI

0.0 (0 ratings)

Introduction

Filsafat seni sebagai dasar etika dan estetika dalam penggunaan ai. Filsafat seni jadi dasar etika & estetika penggunaan AI oleh mahasiswa seni dalam praktik kreatif. Kembangkan model teoretis AI bertanggung jawab, pahami intensi, otoritas, & konsekuensi moral.

0
1 views

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana filsafat seni dapat menjadi dasar etika dan estetika bagi mahasiswa seni ketika menggunakan kecerdasan buatan dalam praktik kreatif. Kajian ini menanggapi kesenjangan penelitian, karena diskursus global mengenai AI dalam seni lebih banyak menyoroti etika teknologi, estetika digital, dan aspek pedagogis, tetapi jarang menawarkan kerangka filosofis yang utuh. Dengan pendekatan kualitatif konseptual dan argumentatif, penelitian ini mengkaji gagasan penting dari filsafat seni, etika teknologi, dan estetika digital untuk membangun model teoretis penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam pendidikan seni. Temuan menunjukkan bahwa literasi filosofis pada dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis membantu mahasiswa memahami persoalan intensi, otoritas kreatif, agensi, dan konsekuensi moral dari sistem algoritmik. Model yang diusulkan menempatkan AI sebagai alat dalam proses pemaknaan manusia, bukan sebagai pengganti kreativitas. Artikel ini menyimpulkan bahwa penggabungan filsafat seni dengan literasi AI meningkatkan kapasitas reflektif mahasiswa sekaligus menjaga integritas artistik di tengah perubahan digital yang cepat.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Filsafat Seni sebagai Dasar Etika dan Estetika dalam Penggunaan AI from Jurnal Senirupa Warna .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.