Evaluasi tata kelola teknologi informasi pada pt helori menggunakan framework togaf. Evaluasi tata kelola TI di PT Helori menggunakan framework TOGAF. Temukan kesenjangan implementasi & rekomendasi roadmap arsitektur untuk transformasi digital yang efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan dan penerapan tata kelola Teknologi Informasi (TI) pada PT Helori Graha Sarana dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF (The Open Group Architecture Framework). PT Helori merupakan perusahaan manufaktur yang masih menjalankan sebagian besar proses bisnisnya secara manual, dengan tingkat literasi digital karyawan yang rendah. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memetakan dan menilai setiap fase dalam Architecture Development Method (ADM) untuk mengetahui sejauh mana arsitektur TI telah diimplementasikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari sembilan fase ADM dan satu komponen Requirements Management, hanya fase Business Architecture yang diterapkan secara menyeluruh, sementara fase lainnya belum optimal atau belum diterapkan sama sekali. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan roadmap arsitektur TI, pelatihan literasi digital, dan penerapan sistem informasi sederhana berbasis cloud sebagai langkah awal menuju transformasi digital yang terstruktur. Dengan demikian, TOGAF terbukti dapat menjadi kerangka kerja strategis dalam membangun arsitektur TI yang selaras dengan kebutuhan bisnis PT Helori.
Penelitian berjudul "Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi pada PT Helori Menggunakan Framework TOGAF" ini mengemban tujuan krusial untuk mengevaluasi kesiapan dan penerapan tata kelola TI pada sebuah perusahaan manufaktur, PT Helori Graha Sarana, yang masih sangat bergantung pada proses manual dan menghadapi tantangan literasi digital karyawan. Penggunaan The Open Group Architecture Framework (TOGAF), khususnya Architecture Development Method (ADM), sebagai kerangka kerja evaluasi adalah pilihan yang tepat dan relevan. TOGAF dikenal sebagai standar industri untuk pengembangan arsitektur enterprise, sehingga penerapannya untuk memetakan dan menilai fase-fase ADM memberikan fondasi yang kuat dan metodologis untuk analisis. Pendekatan deskriptif kualitatif yang diadopsi juga sesuai untuk menggali kedalaman implementasi TI di lingkungan bisnis yang kompleks. Temuan utama penelitian ini secara jelas mengidentifikasi kesenjangan signifikan dalam tata kelola TI PT Helori. Hanya fase Arsitektur Bisnis (Business Architecture) dari sembilan fase ADM yang ditemukan telah diterapkan secara menyeluruh, sementara mayoritas fase lainnya belum optimal atau bahkan belum diterapkan sama sekali. Hasil ini memberikan gambaran diagnostik yang akurat mengenai status quo perusahaan, menyoroti area-area krusial yang membutuhkan intervensi. Rekomendasi yang diusulkan, yaitu penyusunan roadmap arsitektur TI, pelatihan literasi digital, dan penerapan sistem informasi sederhana berbasis *cloud*, adalah langkah-langkah yang praktis, progresif, dan strategis untuk mendorong transformasi digital yang terstruktur. Hal ini menegaskan bahwa TOGAF tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga kerangka kerja strategis yang efektif dalam menyelaraskan arsitektur TI dengan kebutuhan bisnis spesifik PT Helori. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam literatur tata kelola TI, khususnya bagi perusahaan manufaktur skala menengah yang sedang berupaya bertransformasi secara digital. Meskipun abstrak menunjukkan hasil yang komprehensif, akan menarik untuk melihat dalam artikel lengkap bagaimana penelitian ini membahas tantangan implementasi rekomendasi, misalnya, aspek anggaran, perubahan budaya organisasi, atau metrik keberhasilan pasca-implementasi. Studi ini juga membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang dapat mengukur dampak finansial dari rekomendasi yang diusulkan atau membandingkan efektivitas TOGAF dengan kerangka kerja tata kelola TI lainnya di sektor serupa. Namun demikian, studi ini telah berhasil menyoroti nilai TOGAF sebagai alat diagnostik dan perencanaan yang ampuh untuk mencapai kematangan tata kelola TI.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi pada PT Helori Menggunakan Framework TOGAF from Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria