Dari Lapangan Hijau ke Narasi Sastra: Representasi Sejarah Sepak Bola Inggris dalam Perubahan Sosial Masyarakat
Home Research Details
Khalil Fauzan, Rafa Danendra Aydin, Pidekso Adi

Dari Lapangan Hijau ke Narasi Sastra: Representasi Sejarah Sepak Bola Inggris dalam Perubahan Sosial Masyarakat

0.0 (0 ratings)

Introduction

Dari lapangan hijau ke narasi sastra: representasi sejarah sepak bola inggris dalam perubahan sosial masyarakat. Telusuri sejarah sepak bola Inggris dari fenomena sosial hingga narasi sastra. Studi interdisipliner ini mengungkap perubahan masyarakat, nilai keolahragaan, identitas, dan nasionalisme Inggris.

0
3 views

Abstract

Sepak bola Inggris tidak hanya berkembang sebagai olahraga modern, tetapi juga sebagai fenomena sosial dan budaya yang merefleksikan perubahan masyarakat dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah sepak bola Inggris sebagai fenomena sosial, mengidentifikasi nilai-nilai keolahragaan yang berkembang dalam budaya sepak bola Inggris, menganalisis representasi sepak bola dalam sastra Inggris sebagai refleksi perubahan sosial, serta merumuskan model analisis interdisipliner yang menghubungkan sejarah, olahraga, dan sastra. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur . Data primer berupa novel, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang diakses melalui Scopus, JSTOR, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui pendekatan sejarah sosial, analisis nilai keolahragaan berdasarkan kerangka Arnold dan Cashmore, serta teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sepak bola Inggris berlangsung melalui empat fase utama, yaitu permainan rakyat, kodifikasi dan institusionalisasi, demokratisasi sebagai hiburan massa, serta komersialisasi global. Perkembangan tersebut melahirkan nilai-nilai keolahragaan seperti fair play, disiplin, solidaritas, loyalitas, dan kerja sama yang berkembang mengikuti dinamika sosial masyarakat Inggris. Analisis karya sastra menunjukkan bahwa sepak bola direpresentasikan sebagai simbol kelas sosial, negosiasi identitas gender, serta nasionalisme dan identitas komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sejarah sepak bola, nilai keolahragaan, dan representasi sastra merupakan tiga dimensi yang saling berkaitan dalam merefleksikan perubahan sosial masyarakat Inggris. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan interdisipliner dalam memahami sepak bola tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai fenomena historis, budaya, dan sastra.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Dari Lapangan Hijau ke Narasi Sastra: Representasi Sejarah Sepak Bola Inggris dalam Perubahan Sosial Masyarakat from Jurnal Sosial Humaniora .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.