Analisis Semiotik Ritual Mappenre Bunga pada Makam Raja Bone ke XVI di Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone
Home Research Details
Andi Nur Fadillah, Andi Srimularahmah, Irna Fitriana

Analisis Semiotik Ritual Mappenre Bunga pada Makam Raja Bone ke XVI di Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis semiotik ritual mappenre bunga pada makam raja bone ke xvi di desa nagauleng kecamatan cenrana kabupaten bone . Temukan makna semiotik ritual Mappenre Bunga di makam Raja Bone ke-16, Desa Nagauleng. Mengungkap nilai spiritual, sosial, dan simbolik sebagai identitas budaya serta komunikasi leluhur.

0
52 views

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semiotik dalam ritual Mappenre Bunga yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Nagauleng di makam Raja Bone ke XVI, dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Ritual ini merupakan warisan budaya masyarakat yang sarat akan nilai spiritual, sosial dan simbolik. Penelitian ini akan menggali makna mendalam yang terkandung dalam ritual Mappenre Bunga melalui kategori tanda: ikon, indeks dan simbol. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ritual Mappenre Bunga merupakan media komunikasi antara manusia dan leluhur, serta perwujudan dari identitas budaya masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wawasan studi semiotika serta meningkatkan kesadaran alan pentingnya nilai-nilai budaya lokal.



Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Semiotik Ritual Mappenre Bunga pada Makam Raja Bone ke XVI di Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone from DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.