Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Pelaporan Keuangan Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah pada Baznas DKI Jakarta Tahun 2022
Home Research Details
Ali Ridho, Muhammad Rofiq

Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Pelaporan Keuangan Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah pada Baznas DKI Jakarta Tahun 2022

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis penerapan psak 109 tentang pelaporan keuangan akuntansi zakat, infak dan sedekah pada baznas dki jakarta tahun 2022. Analisis kepatuhan laporan keuangan zakat, infak, sedekah BAZNAS DKI Jakarta 2022 terhadap PSAK 109. Temukan bagaimana proses akuntansi ZIS memenuhi standar transparansi dan akuntabilitas.

0
90 views

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis laporan keuangan atas pengelolaan zakat, infak dan sedekah pada BAZNAS DKI Jakarta, sehingga dapat dilihat bagaimana laporan keuangan BAZNAS DKI Jakarta dicatat dan menilai sejauh mana proses akuntansi laporan keuangan zakat, infak dan sedekah sesuai dengan PSAK 109, tentang akuntansi zakat, infak dan sedekah(ZIS). Metode  yang dipakai pada penelitian, bersifat deskriptif yang dilakukan dengan observasi data atas laporan keuangan BAZNAS DKI Jakarta tahun 2022, dan wawancara langsung dengan pimpinan BAZNAS DKI Jakarta khususnya yang bertanggung jawab terhadap proses pembuatan laporan keuangan. Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran umum tentang laporan keuangan zakat, infak dan  sedekah yang kemudian merekonstruksi laporan keuangan zakat, infak dan sedekah BAZNAS DKI Jakarta sesuai dengan standar yang berlaku, yaitu PSAK 109. Transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan zakat, infak dan sedekah, yang terdiri dari lima komponen laporan keuangan yaitu: laporan posisi keuangan, perubahan dana, aset yang dikelola, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan sudah dilakukan dengan transparan dan akuntabel, hal tersebut sesuai dengan tujuan diberlakukannya PSAK 109 pada lembaga pengelola ZIS. Berdasarkan indikator-indikator yang ada dan analisis yang dilakukan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses akuntansi yang dijalankan yang dimulai dari proses pengakuan, pengukuran, pengungkapan sudah sesuai dengan PSAK 109. Pada penyajian dalam bentuk laporan keuangan  yang berupa, laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan  yang dibuat oleh BAZNAS DKI Jakarta juga telah sesuai dengan PSAK No.109 tentang akuntansi zakat, infak dan sedekah.


Review

The study, "Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Pelaporan Keuangan Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah pada Baznas DKI Jakarta Tahun 2022," addresses a highly relevant and critical area within Islamic philanthropy: the financial reporting and compliance of Zakat, Infak, and Sedekah (ZIS) funds. The primary objective of this research is to meticulously analyze the financial statements of BAZNAS DKI Jakarta for the year 2022 and, crucially, to evaluate the extent to which their accounting processes and reporting adhere to the Indonesian Financial Accounting Standard (PSAK) 109 concerning ZIS accounting. This focus is particularly pertinent given the increasing demand for transparency and accountability in the management of public funds, especially those entrusted for charitable purposes. Employing a descriptive research methodology, the authors conducted an observational analysis of BAZNAS DKI Jakarta's 2022 financial reports, supplemented by direct interviews with key personnel responsible for financial statement preparation. The study aimed not only to describe the current state but also to implicitly provide a benchmark by reconstructing statements in line with PSAK 109. The findings are largely affirmative, concluding that BAZNAS DKI Jakarta's accounting processes—from recognition and measurement to disclosure—are in full compliance with PSAK 109. Furthermore, the presentation of their financial statements, encompassing the statement of financial position, statement of changes in funds, statement of cash flows, and notes to the financial statements, is also found to align with the standard, thereby fulfilling the objectives of transparency and accountability for ZIS institutions. This research offers a valuable case study demonstrating the practical implementation of PSAK 109 within a major ZIS management institution in Indonesia. The clear conclusion of full compliance serves as an encouraging indicator for stakeholders, fostering greater public trust and confidence in the management of ZIS funds. While the abstract presents a robust confirmation of adherence, future research might delve into a more granular discussion of specific challenges faced during implementation and how BAZNAS DKI Jakarta overcame them, providing deeper insights for other organizations striving for similar compliance. Nevertheless, the study significantly contributes to the literature on Islamic finance and accounting, providing a strong reference point for best practices in transparent and accountable ZIS fund management.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Pelaporan Keuangan Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah pada Baznas DKI Jakarta Tahun 2022 from Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.