Analisis ekonomi dan penurunan emisi karbon pada west kalimantan power grid strengthening project. Analisis West Kalimantan Power Grid ungkap manfaat ekonomi besar (EIRR 92,1%, ENPV $224,7 juta) & penurunan emisi CO2e 1 juta+ ton/tahun dari energi terbarukan.
West Kalimantan Power Grid Strengthening Project menunjukan manfaat ekonomi yang signifikan, sebagaimana tercermin dari Economic Internal Rate of Return (EIRR) sebesar 92,1% dengan Economic Net Present Value (ENPV) sebesar $224,7 juta pada tingkat diskonto 12%. Pencapaian ini melebihi penilaian awal karena pembelian energi listrik aktual dai SESCO, Serawak lebih besar dari saat perencanaan. Penilaian manfaat ekonomi ini penting dilakukan untuk mengetahui kebermanfaatan suatu proyek di sektor publik, terutama pada penyediaan listrik yang nilainya sering terdistorsi karenya penyesuaian. Selain itu, proyek ini memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi emisi CO2 pada Sistem Khatulistiwa melalui pembelian energi terbarukan dari Bakun Hydropower. Selama periode 2016-2022, proyek ini mencapai rata-rata penurunan emisi sebesar 1.095.519 ton CO2e per tahun. Kata kunci: manfaat ekonomi proyek, efisiensi proyek, penurunan emisi karbon
Tinjauan ini menyoroti analisis ekonomi dan lingkungan dari Proyek Penguatan Jaringan Listrik Kalimantan Barat, sebuah inisiatif yang strategis untuk infrastruktur energi regional. Abstrak dengan jelas memaparkan keberhasilan proyek dalam mencapai manfaat ekonomi yang substansial, sebagaimana dibuktikan oleh *Economic Internal Rate of Return* (EIRR) sebesar 92,1% dan *Economic Net Present Value* (ENPV) sebesar $224,7 juta pada tingkat diskonto 12%. Angka-angka ini tidak hanya jauh melampaui ekspektasi awal tetapi juga secara spesifik dikaitkan dengan peningkatan pembelian energi listrik dari SESCO, Sarawak, yang merupakan wawasan penting mengenai dinamika operasional proyek. Lebih jauh, proyek ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan memanfaatkan pembelian energi terbarukan dari Bakun Hydropower, Proyek Penguatan Jaringan Listrik Kalimantan Barat telah berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi CO2 pada Sistem Khatulistiwa. Data yang disajikan menunjukkan penurunan emisi rata-rata yang mengesankan sebesar 1.095.519 ton CO2e per tahun selama periode 2016-2022. Pencapaian ganda ini – efisiensi ekonomi yang tinggi dan dampak lingkungan yang positif – menjadikan proyek ini contoh kasus yang relevan dan penting untuk studi proyek infrastruktur di sektor publik, terutama dalam penyediaan listrik di mana valuasi seringkali rentan terhadap distorsi. Sebagai saran untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan agar penulis dalam artikel lengkap dapat menguraikan lebih detail metodologi yang digunakan dalam perhitungan EIRR dan ENPV, termasuk asumsi-asumsi kunci dan skenario *baseline* untuk penilaian karbon. Selain itu, eksplorasi lebih dalam tentang "distorsi" yang disebutkan dalam penyediaan listrik dan bagaimana proyek ini berhasil mengatasinya atau memasukkannya ke dalam penilaian akan sangat memperkaya analisis. Detail mengenai dampak spesifik pembelian energi terbarukan terhadap campuran energi di Sistem Khatulistiwa dan jenis pembangkitan yang digantikannya juga akan memberikan konteks yang lebih kuat bagi keberhasilan pengurangan emisi yang luar biasa ini.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Ekonomi dan Penurunan Emisi Karbon pada West Kalimantan Power Grid Strengthening Project from Jurnal Profesi Insinyur Indonesia .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria