Survei Analisis Kualitas Pembukuan Studi Desa Pemerintah Kota Tangerang Kabupaten
Home Research Details
Rizka Mukhlisiah, Dini Azzyati Aprilia, Dimas Prayogo Agung Kuncoro, Graciella Clara Wijaya

Survei Analisis Kualitas Pembukuan Studi Desa Pemerintah Kota Tangerang Kabupaten

0.0 (0 ratings)

Introduction

Survei analisis kualitas pembukuan studi desa pemerintah kota tangerang kabupaten. Penelitian ini menganalisis kualitas pembukuan pemerintah desa di Kota Tangerang. Menilai pengaruh SDM, pengetahuan akuntansi, IT, dan pengendalian internal terhadap laporan keuangan desa.

0
2 views

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penilaian kualitas pembukuan dari pemerintah desa di Kecamatan Kota Tangerang. Kualitas pembukuan harus tetap independen dari kompetensi sumber daya manusia dan pengetahuan mereka tentang standar akuntansi pemerintah dan penggunaan informasi teknologi serta sistem pengendalian internal. Penelitian ini akan melakukan analisis data dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif. Dalam penelitian ini para peneliti mengumpulkan data dari lima puluh pejabat desa di Kecamatan Kota Tangerang dengan menggunakan metode kuesioner. Setiap pejabat desa terlibat aktif dalam pemecahan masalah keuangan desa. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda. Penelitian mereka mengidentifikasi hubungan yang positif namun tidak signifikan secara statistik antara pengetahuan akuntansi pemerintah dan peningkatan pelaporan keuangan desa. Kualitas laporan keuangan desa menunjukkan hubungan yang kuat dengan kemampuan sumber daya manusia dan aplikasi teknologi informasi ketika digunakan bersama dengan sistem pengendalian internal. Penelitian ini akan memberikan saran perbaikan praktis untuk laporan keuangan desa dengan meningkatkan kualitas pegawai.


Review

Penelitian ini, berjudul "Survei Analisis Kualitas Pembukuan Studi Desa Pemerintah Kota Tangerang Kabupaten," bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pembukuan di pemerintahan desa di Kecamatan Kota Tangerang. Dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari lima puluh pejabat desa melalui kuesioner dan menganalisisnya menggunakan regresi linier berganda. Abstrak ini menyoroti bahwa ada hubungan positif namun tidak signifikan secara statistik antara pengetahuan akuntansi pemerintah dengan peningkatan pelaporan keuangan desa. Sebaliknya, kualitas laporan keuangan desa menunjukkan hubungan yang kuat dengan kemampuan sumber daya manusia dan penerapan teknologi informasi, terutama ketika digunakan bersama dengan sistem pengendalian internal. Berdasarkan temuan ini, penelitian mengusulkan saran perbaikan praktis untuk laporan keuangan desa dengan meningkatkan kualitas pegawai. Meskipun topik penelitian ini sangat relevan dan memiliki implikasi praktis yang penting untuk tata kelola keuangan lokal, terdapat beberapa aspek dalam abstrak yang memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Pertama, terdapat inkonsistensi geografis dan administratif yang mencolok antara judul dan isi abstrak. Judul menyebutkan "Kabupaten" (setingkat kabupaten) dan "Pemerintah Kota Tangerang," sementara abstrak secara spesifik berfokus pada "pemerintah desa di Kecamatan Kota Tangerang." Umumnya, desa berada di bawah administrasi kabupaten, bukan kota madya seperti Kota Tangerang yang lebih sering memiliki kelurahan (urban villages). Kejelasan mengenai lokasi administratif yang tepat sangat krusial untuk memahami konteks dan cakupan penelitian. Kedua, pernyataan awal bahwa "kualitas pembukuan harus tetap independen dari kompetensi sumber daya manusia dan pengetahuan mereka tentang standar akuntansi pemerintah dan penggunaan informasi teknologi serta sistem pengendalian internal" cukup membingungkan, karena penelitian justru bertujuan untuk mengeksplorasi *hubungan* antara faktor-faktor tersebut dengan kualitas pembukuan. Pernyataan ini perlu diformulasikan ulang agar sesuai dengan tujuan penelitian yang sebenarnya. Temuan penelitian ini memberikan wawasan penting, terutama mengenai perbedaan dampak antara pengetahuan akuntansi semata dengan kombinasi kemampuan SDM, aplikasi IT, dan sistem pengendalian internal yang kuat terhadap kualitas pelaporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang mencakup kapabilitas manusia, teknologi, dan tata kelola internal lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pembukuan desa daripada hanya fokus pada peningkatan pengetahuan akuntansi individual. Rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pegawai sejalan dengan temuan kuat mengenai SDM. Untuk memaksimalkan kontribusi praktisnya, makalah lengkap harus memberikan rincian lebih lanjut tentang jenis perbaikan kualitas pegawai yang disarankan (misalnya, pelatihan spesifik, pengembangan keterampilan, atau restrukturisasi sistem). Selain itu, penelitian di masa mendatang dapat mengeksplorasi lebih dalam bagaimana komponen pengendalian internal tertentu dan jenis aplikasi IT yang berbeda memediasi atau memoderasi hubungan ini.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Survei Analisis Kualitas Pembukuan Studi Desa Pemerintah Kota Tangerang Kabupaten from Indonesian Journal Accounting (IJAcc) .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.