Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga dan Biochar Sekam Padi melalui Pendampingan Kelompok Tani dan Karang Taruna di Desa Sementara, Serdang Bedagai, Sumatera Utara
Home Research Details
Andry Admaja Tarigan, Laura Juita Pinem, Rina Mirza, Dede Ansyari Guci, Sabrini Mentari Rezeki, Suratni Afrianti, Muhammad Arif Nasution

Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga dan Biochar Sekam Padi melalui Pendampingan Kelompok Tani dan Karang Taruna di Desa Sementara, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

0.0 (0 ratings)

Introduction

Peningkatan kapasitas produksi pupuk organik cair berbasis limbah rumah tangga dan biochar sekam padi melalui pendampingan kelompok tani dan karang taruna di desa sementara, serdang bedagai, sumatera utara. Kelompok tani & Karang Taruna Serdang Bedagai tingkatkan kapasitas produksi pupuk organik cair (POC) dari limbah rumah tangga & biochar sekam padi untuk pertanian berkelanjutan.

0
1 views

Abstract

Masyarakat Desa Sementara, Kabupaten Serdang Bedagai, masih menghadapi permasalahan ketergantungan terhadap pupuk kimia, tingginya biaya produksi pertanian, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah rumah tangga dan sekam padi. Selain itu, kemampuan teknis kelompok tani dan karang taruna dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi pupuk organik cair (POC) berbasis limbah rumah tangga dan biochar sekam padi sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pentingnya pupuk organik, pelatihan pembuatan POC melalui fermentasi anaerob selama 30 hari, pelatihan pembuatan biochar menggunakan alat pirolisis sederhana, serta uji coba aplikasi POC dan biochar pada demplot tanaman padi dan hortikultura. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi produksi, serta pengamatan pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar ±40%. Peserta mampu memproduksi ±180 liter POC dan ±45 kg biochar dari limbah lokal. Uji coba demplot menunjukkan peningkatan pertumbuhan tanaman pada perlakuan POC dan biochar dibandingkan kontrol. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, perubahan perilaku pertanian, serta komitmen mitra untuk melanjutkan produksi pupuk organik secara mandiri setelah program berakhir.


Review

Karya pengabdian masyarakat ini menyajikan pendekatan yang relevan dan praktis untuk mengatasi permasalahan pertanian di Desa Sementara, Serdang Bedagai, melalui peningkatan kapasitas produksi pupuk organik cair (POC) dan biochar. Penulis dengan jelas mengidentifikasi masalah inti seperti ketergantungan pada pupuk kimia, biaya produksi tinggi, dan pemanfaatan limbah yang belum optimal, serta keterbatasan teknis kelompok tani dan Karang Taruna. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam produksi pupuk organik selaras dengan isu pertanian berkelanjutan. Metodologi yang komprehensif, mencakup sosialisasi, pelatihan fermentasi anaerob, pembuatan biochar dengan pirolisis sederhana, serta uji coba demplot, menunjukkan upaya holistik dalam transfer pengetahuan dan keterampilan. Hasil awal yang positif, dengan peningkatan pemahaman yang signifikan dan produksi pupuk yang substansial, menggarisbawahi efektivitas program ini. Beberapa kekuatan utama dari kegiatan ini terletak pada fokusnya yang sangat aplikatif dan dampaknya yang terukur. Pendekatan "learning by doing" melalui pelatihan langsung dan pembuatan demplot sangat efektif dalam memfasilitasi adopsi teknologi baru oleh masyarakat. Keterlibatan aktif kelompok tani dan Karang Taruna memastikan keberlanjutan dan regenerasi pengetahuan di tingkat komunitas. Peningkatan pemahaman sebesar ±40% dan kapasitas produksi POC (±180 liter) serta biochar (±45 kg) dari limbah lokal adalah indikator keberhasilan yang kuat. Selain itu, temuan bahwa aplikasi POC dan biochar meningkatkan pertumbuhan tanaman dibandingkan kontrol memberikan bukti empiris mengenai potensi solusi organik ini. Komitmen mitra untuk melanjutkan produksi secara mandiri adalah indikator keberhasilan jangka panjang yang sangat positif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini merupakan kontribusi yang signifikan terhadap upaya pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal. Keberhasilannya dalam meningkatkan keterampilan teknis, mendorong perubahan perilaku pertanian, dan memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai tinggi patut diacungi jempol. Meskipun abstrak ini tidak merinci data kuantitatif lebih lanjut mengenai peningkatan pertumbuhan tanaman pada demplot (misalnya, persentase peningkatan tinggi, biomassa, atau hasil panen), hasil yang disajikan sudah cukup menunjukkan dampak positif. Kegiatan ini layak untuk direplikasi di daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, dan potensi dampak jangka panjangnya terhadap ketahanan pangan dan ekonomi lokal sangat menjanjikan.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga dan Biochar Sekam Padi melalui Pendampingan Kelompok Tani dan Karang Taruna di Desa Sementara, Serdang Bedagai, Sumatera Utara from Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.