Jejaring destinasi wisata sejarah di jalur pesisir pantura jawa tengah; studi kasus rembang - lasem. Jelajahi jejaring destinasi wisata sejarah Rembang-Lasem di Pantura Jawa Tengah. Identifikasi situs pusaka, rute tematik maritim, akulturasi budaya, dan religi untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Koridor pusaka Rembang Lasem di pesisir utara Jawa menyimpan lanskap budaya yang kaya, dipengaruhi oleh tradisi Jawa, Tionghoa, dan kolonial. Meskipun memiliki signifikansi sejarah yang tinggi, kajian tentang kawasan ini sebagian besar hanya berfokus pada Lasem, sementara keterhubungannya dengan Rembang masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jejaring spasial dan historis destinasi heritage di Rembang – Lasem guna memperkuat dasar pengembangan pariwisata pusaka yang terpadu. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi literatur dan observasi digital, kemudian dianalisis melalui pemetaan spasial serta analisis jejaring graf. Hasil penelitian menunjukkan pola linear–klaster, di mana Rembang berfungsi sebagai gateway node dan Lasem sebagai heritage core. Simpul penting seperti Museum R.A. Kartini, Klenteng Cu An Kiong, dan Situs Perahu Kuno menempati posisi strategis sebagai penghubung rute tematik, mencakup sejarah maritim, akulturasi budaya, dan warisan religius. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis melalui penerapan perspektif jejaring pada pariwisata heritage di kota kecil–menengah, sekaligus kontribusi praktis berupa rekomendasi bagi pemerintah daerah dan komunitas lokal untuk mengembangkan rute budaya serta kebijakan pariwisata berkelanjutan.
Penelitian berjudul "JEJARING DESTINASI WISATA SEJARAH DI JALUR PESISIR PANTURA JAWA TENGAH; STUDI KASUS REMBANG - LASEM" ini menyajikan sebuah eksplorasi yang sangat relevan dan tepat waktu terhadap potensi pariwisata pusaka di koridor budaya Rembang-Lasem. Penulis dengan cerdik mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur, di mana sebagian besar kajian hanya terfokus pada Lasem, mengabaikan keterhubungannya dengan Rembang yang padahal membentuk lanskap budaya yang kaya hasil akulturasi Jawa, Tionghoa, dan kolonial. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis jejaring spasial dan historis ini sangat krusial dalam membangun dasar bagi pengembangan pariwisata pusaka yang lebih terpadu dan berkelanjutan di wilayah tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif yang digunakan, dilengkapi dengan studi literatur, observasi digital, pemetaan spasial, dan analisis jejaring graf, menunjukkan metodologi yang sistematis dan sesuai untuk mencapai tujuan penelitian. Temuan mengenai pola linear–klaster, dengan Rembang sebagai *gateway node* dan Lasem sebagai *heritage core*, memberikan wawasan struktural yang penting. Identifikasi simpul-simpul strategis seperti Museum R.A. Kartini, Klenteng Cu An Kiong, dan Situs Perahu Kuno sebagai penghubung rute tematik maritim, akulturasi budaya, dan warisan religius, secara efektif memetakan narasi sejarah yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Kontribusi akademis penelitian ini terletak pada penerapan perspektif jejaring pada pariwisata warisan di konteks kota kecil-menengah, yang membuka jalan bagi kajian serupa di wilayah lain. Secara praktis, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan melalui rekomendasi konkret bagi pemerintah daerah dan komunitas lokal. Usulan untuk mengembangkan rute budaya serta kebijakan pariwisata berkelanjutan memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik pariwisata, memberdayakan komunitas lokal, dan melestarikan warisan budaya yang tak ternilai di Rembang-Lasem. Dengan menyoroti Rembang sebagai pintu gerbang dan Lasem sebagai inti, penelitian ini tidak hanya mengisi kekosongan ilmiah tetapi juga menawarkan kerangka kerja yang solid untuk pengembangan pariwisata terpadu, menjadikannya referensi penting bagi para pemangku kepentingan dan peneliti di bidang pariwisata heritage dan perencanaan wilayah.
You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - JEJARING DESTINASI WISATA SEJARAH DI JALUR PESISIR PANTURA JAWA TENGAH; STUDI KASUS REMBANG - LASEM from Jurnal Arsitektur Kolaborasi .
Login to View Full Text And DownloadYou need to be logged in to post a comment.
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria
By Sciaria