Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor (Studi Kasus: Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen)
Home Research Details
Dio Dwi Pangestu, Nurmansyah Alami, Eksi Widyananto

Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor (Studi Kasus: Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen)

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor (studi kasus: desa karangbolong, kecamatan buayan, kabupaten kebumen). Analisis kesiapsiagaan masyarakat Karangbolong, Kebumen hadapi tanah longsor. Masyarakat dinilai 'Siap', namun sosialisasi rencana darurat & pelatihan pertolongan pertama perlu ditingkatkan.

0
38 views

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, yang memiliki topografi perbukitan dengan lereng terjal. Curah hujan tinggi yang terjadi pada 15 November 2023 menyebabkan peningkatan tekanan air pori dalam tanah serta pemukiman yang berada pada kemiringan lereng terjal hingga sangat terjal, sehingga memicu pergerakan tanah dan longsor yang berlangsung selama beberapa jam. Dengan kondisi kerawanan bencana tanah longsor tersebut maka diperlukan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Karangbolong dalam menghadapi bencana tanah longsor serta menganalisis faktor kendala yang terjadi pada masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang didapatkan dari kuesioner dan data sekunder didapatkan dari BPBD Kebumen yaitu data kebencanaan Kabupaten Kebumen tahun 2023. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan rumus slovin serta pengolahan data pada penelitian ini dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, perhitungan skor ideal dan jarak interval, dan perhitungan nilai rata-rata untuk membantu mengetahui tingkat kesiapsiagaan dan mengetahui faktor kendala masyarakat terhadap bencana tanah longsor. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen terhadap bencana tanah longsor masuk dalam kategori "Siap" dengan nilai rata-rata sebesar 65,32. Dan juga kendala yang dialami masyarakat Desa Karangbolong meliputi kurangnya rencana darurat dan keterlambatan dalam memberikan pertolongan pertama. Kedua kendala ini menandakan perlunya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan darurat, dan penyuluhan tentang pentingnya rencana darurat serta pertolongan pertama.  


Review

Penelitian ini mengkaji tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, yang secara geografis sangat rentan terhadap bencana tanah longsor akibat topografi perbukitan terjal dan curah hujan tinggi. Latar belakang peristiwa longsor pada November 2023 semakin menegaskan urgensi studi ini. Tujuan penelitian yang jelas, yaitu menganalisis tingkat kesiapsiagaan serta mengidentifikasi faktor kendala, sangat relevan dan krusial untuk pengembangan strategi mitigasi bencana yang efektif di wilayah berisiko tinggi. Pendekatan penelitian ini secara inheren penting untuk memahami kapasitas adaptif masyarakat di hadapan ancaman geologi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, mengumpulkan data primer melalui kuesioner dan data sekunder dari BPBD Kebumen. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan analisis data melibatkan uji validitas, reliabilitas, perhitungan skor ideal, dan rata-rata, menunjukkan upaya yang sistematis dalam pengolahan data. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Karangbolong berada dalam kategori "Siap" dengan nilai rata-rata 65,32. Namun, temuan ini diimbangi dengan identifikasi kendala signifikan, yaitu kurangnya rencana darurat dan keterlambatan dalam memberikan pertolongan pertama, yang merupakan aspek kritis dalam respons bencana. Meskipun kategori "Siap" merupakan indikator positif, identifikasi kendala spesifik ini menyoroti area yang memerlukan intervensi lebih lanjut. Kurangnya rencana darurat dan keterlambatan pertolongan pertama dapat secara signifikan menghambat efektivitas respons masyarakat saat bencana terjadi, meskipun secara umum mereka merasa siap. Rekomendasi penelitian yang menggarisbawahi perlunya sosialisasi, pelatihan darurat, serta penyuluhan tentang rencana darurat dan pertolongan pertama sangat tepat dan praktis. Studi ini memberikan kontribusi berharga bagi pembuat kebijakan dan lembaga terkait dalam merancang program peningkatan kapasitas masyarakat yang lebih bertarget dan efektif untuk mengurangi risiko bencana tanah longsor di daerah serupa.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor (Studi Kasus: Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen) from Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.