ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA MANCING DAN BERENANG DI BENDUNGAN SEMTU DISTRIK AYAMARU TENGAH KABUPATEN MAYBRAT
Home Research Details
APOLOS NAA, Ilham Marasabessy, M. Iksan Badarudin, Reiner B. Hitalessy

ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA MANCING DAN BERENANG DI BENDUNGAN SEMTU DISTRIK AYAMARU TENGAH KABUPATEN MAYBRAT

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis kesesuaian ekowisata mancing dan berenang di bendungan semtu distrik ayamaru tengah kabupaten maybrat. Temukan potensi ekowisata mancing & berenang di Bendungan Semtu, Maybrat, Papua Barat. Studi ini menunjukkan danau sangat sesuai untuk berenang dan cocok untuk memancing.

0
30 views

Abstract

Indonesia memiliki lebih dari 500 danau dengan luas keseluruhan lebih dari 5.000km atau sekitar 0,25% dari luasan daratan Indonesia. Salah satu dari 500 danau tersebut yaitu Danau Ayamaru yang sudah di buat menjadi Bendungan Semtu yang terletak di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat dan menjadi aset masyarakat dan sumberdaya alam serta berpendapat bagi nelayan, pencegahan banjir dan objek wisata. Untuk mengetahui potensi dan permasalahan di Kawasan wisata Bendungan Semtu, Distrik Ayamaru Tengah, Kabupaten Maybrat. Untuk mengetahui kesesuaian Kawasan wisata Bendungan Semtu, Distrik Ayamru Tengah, Kabupaten Maybrat. Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2021. Penelitian di laksanakan di Bendungan Semtu, Distrik Ayamaru Tengah Kabupaten Maybrat. Penelitian di bagi menjadi 2 stasiun stasiun 1 di bagian utara Bendungan Semtu dan stasiun 2 di bagian selatan Bendungan Semtu sehinga ke 2 stasiun ini digunakan sebagai tempat penelitian. Kegiatan wisata yang akan dikembangkan hendak di sesuaikan dengan potensi sumberdaya dan peruntukannya. Setiap kegiatan wisata mempunyai persyaratan sumberdaya dan lingkungan yang sesuai objek wisata yang akan dikembangkan berdasarkan tabel kesesuaian untuk berkemah, mancing dan berenang. Berdasarakan perhitungan kesesuaian ekowisata danau kategori berenang pada stasiun 1 dan 2 di Bendungan Semtu di ketahui masuk dalam nilai sangat sesuai dengan persentase sebesar 83,33%. Sedangkan perhitungan kesesuaian untuk ekowisata mancing di peroleh perbedaan nilai pada ke 2 stasiun yaitu pada stasiun 1 memiliki persentase 60% dan stasiun 2 53,3% berdasarkan data ini dapat di ketahui bahwa peruntukan ekowisata mancing di Bendungan Semtu berada dalam kategori sesuai.


Review

This study addresses a highly relevant topic concerning the sustainable management and development of natural resources for ecotourism, specifically focusing on the Semtu Dam in Maybrat Regency, Papua Barat. Given Indonesia's vast number of lakes and their potential as economic assets and tourist attractions, research into their suitability for ecotourism is crucial. The paper's primary objective is to assess the potential and suitability of the Semtu Dam area for developing ecotourism activities, particularly fishing and swimming, while also identifying potential issues within the designated tourist zone. This focus on specific activities and a particular, ecologically significant site provides a valuable contribution to regional planning and ecotourism development. The methodology employed a field-based assessment conducted from November to December 2021, dividing the research area into two distinct stations—north and south of the Semtu Dam—to capture potential variations across the site. The study aimed to match proposed tourism activities with the inherent resource potential and designated land use, utilizing a "suitability table" for various activities including camping, fishing, and swimming. The key findings reveal a high degree of suitability for swimming ecotourism, with both stations categorised as "very suitable" (83.33%). For fishing ecotourism, the suitability was assessed as "suitable," showing slight variation between stations (60% at station 1 and 53.3% at station 2), indicating a generally positive outlook for both activities. Overall, this research offers a practical and data-driven assessment crucial for informed decision-making regarding ecotourism development at Semtu Dam. Its strength lies in providing quantitative suitability scores for specific activities, which can directly guide local authorities and community stakeholders in developing appropriate and sustainable tourism initiatives. The findings contribute significantly to understanding the ecotourism potential of remote Indonesian regions like Maybrat Regency, promoting responsible resource utilization. To further enhance the impact of this valuable work, future detailed publications could benefit from elaborating on the specific criteria and indicators used within the "suitability table," and perhaps a discussion on potential visitor carrying capacity or socio-economic implications for the local communities, enriching the depth of the suitability assessment.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA MANCING DAN BERENANG DI BENDUNGAN SEMTU DISTRIK AYAMARU TENGAH KABUPATEN MAYBRAT from INTEGRATED OF FISHERIES SCIENCE .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.