Analisis Framing Efisiensi Anggaran Pemerintahan Prabowo-Gibran Pada Media Kompas.com (Studi Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki)
Home Research Details
Putri Artisna Setiani, Anam Miftakhul Huda

Analisis Framing Efisiensi Anggaran Pemerintahan Prabowo-Gibran Pada Media Kompas.com (Studi Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki)

0.0 (0 ratings)

Introduction

Analisis framing efisiensi anggaran pemerintahan prabowo-gibran pada media kompas.com (studi framing zhongdang pan dan gerald m. Kosicki). Analisis framing efisiensi anggaran Prabowo-Gibran di Kompas.com (Jan-Mar 2025) model Pan & Kosicki. Ungkap pemberitaan netral, formal, berpihak pemerintah, soroti pentingnya literasi media.

0
36 views

Abstract

Efisiensi anggaran merupakan kebijakan utama dari pemerintahan Prabowo-Gibran yang disahkan dan diterapkan sejak awal tahun 2025. Media massa sebagai media penyampaian informasi kepada publik, turut melakukan pembingkaian pemberitaan berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran. Cara media dalam membentuk suatu pemberitaan, turut berperan dalam menciptakan opini publik terhadap kebijakan efisiensi anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembingkaian realitas terkait kebijakan efisiensi anggaran pemerintahan Prabowo-Gibran pada media Kompas.com melalui model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan melalui paradigma kontruktivisme. Data penelitian bersumber dari teks berita yang dianalisis melalui kata, frasa, dan kalimat yang berasal dari pemberitaan kebijakan efisiensi anggaran pada Kompas.com dalam rentang periode 22 Januari 2025 hingga 9 Maret 2025. Hasil penelitian berdasarkan struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris pada 5 berita Kompas.com menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung memiliki framing pemberitaan yang lebih netral, formal, berhati-hati, dan fokus pada penyampaian kebijakan, tanpa adanya argumentasi atau kritik yang berarti. Pada beberapa pemberitaannya, Kompas.com cenderung hanya berpihak pada sisi pemerintah, dengan mengecilkan narasi dari sisi masyarakat. Hasil penelitian tersebut memberikan implikasi yang memperkuat kajian framing Pan & Kosicki pada media nasional, serta pentingnya literasi media bagi masyarakat untuk lebih kritis, tidak mudah terpengaruh, dan dapat menilai isu kebijakan pemerintah secara objektif.


Review

This study offers a timely and relevant analysis of media framing, specifically examining Kompas.com's portrayal of the Prabowo-Gibran administration's budget efficiency policy, a key initiative set to begin in 2025. Grounded in the well-established Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki framing model, the research seeks to understand the specific mechanisms and rhetorical choices employed by Kompas.com in shaping public discourse around this policy. The abstract effectively contextualizes the study by emphasizing the media's crucial role in constructing public opinion, underscoring the importance of investigating how such vital policies are communicated and interpreted. Methodologically, the research adopts a qualitative, descriptive approach informed by a constructivist paradigm. Data was meticulously collected from Kompas.com news texts covering the budget efficiency policy between January 22 and March 9, 2025, with analysis focusing on linguistic elements such as words, phrases, and sentences across five selected articles. The findings are particularly insightful, indicating that Kompas.com's framing tends to be neutral, formal, and cautious, primarily concentrating on policy dissemination without significant argumentation or critical commentary. A key observation is the media's inclination to align with the government's narrative, often diminishing the perspectives and voices of the public. The implications of this research are significant, both theoretically and practically. The study empirically strengthens the application of the Pan & Kosicki framing model within the context of Indonesian national media, demonstrating its robustness in analyzing contemporary news content. Moreover, the findings highlight a critical need for enhanced media literacy among the public. By understanding the underlying framing strategies employed by news outlets, citizens can develop more critical thinking skills, become less susceptible to potential biases, and ultimately engage with government policies in a more objective and informed manner.


Full Text

You need to be logged in to view the full text and Download file of this article - Analisis Framing Efisiensi Anggaran Pemerintahan Prabowo-Gibran Pada Media Kompas.com (Studi Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki) from The Commercium .

Login to View Full Text And Download

Comments


You need to be logged in to post a comment.